Prabowo Bilang Harga Beras di Indonesia Termahal, Menteri Darmin Bilang Ini
Mantan Gubernur Bank Indonesia itu enggan berkomentar lebih banyak lantaran menurut dia, apa yang disampaikan oleh Prabowo itu terkait dengan politi
Editor: Fajar Anjungroso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution membantah pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, bahwa harga beras di Indonesia merupakan yang termahal di dunia.
Saat kampanye di Blora, Jawa Tengah, Kamis (14/2/19), Prabowo menyebut harga beras, daging dan daging ayam di Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.
"Harga kalau di ritel siapa bilang termahal? Tapi kalau di perdagangan internasional memang harga di Thailand itu murah," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (15/2/2019).
"Tapi itu tidak ada di internasionalnya. Coba saja beli beras di Jepang, kalau tidak harganya dua kali lipat dari kita, sudahlah," sambung dia.
Mantan Gubernur Bank Indonesia itu enggan untuk berkomentar lebih banyak lantaran menurut dia, apa yang disampaikan oleh Prabowo itu terkait dengan politik praktis Pilpres 2019.
Sebelumnya, Prabowo juga mengatakan tingginya harga komoditas itu diperparah dengan kondisi ekonomi mayoritas rakyat Indonesia yang dalam keadaan sulit.
Baca: Respon Kementan Soal Tudingan Prabowo Harga Beras dan Daging Indonesia Termahal di Dunia
Ia menyebut hal ini terjadi karena kebocoran kekayaan negara. Hal ini, menurut Prabowo, menyebabkan kekayaan yang seharusnya dinikmati masyarakat justru mengalir ke luar.
Dia pun berjanji untuk memperbaiki kondisi tersebut jika mendapatkan amanah untuk memimpin Indonesia.
"Beras di Indonesia jadi salah satu tertinggi di dunia. Demikian daging juga tertinggi di dunia. Daging ayam tertinggi di dunia. Salah satu yang tertinggi di dunia. Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera," kata Prabowo saat kampanye di Blora, Jawa Tengah, Kamis (14/2/19), seperti disiarkan Gerindra TV.