Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Investor Global Bermodal Besar Bisa Membawa Angin Segar Bagi Bisnis Properti

Meski sempat loyo, masuknya investor global dinilai bisa menumbuhkan industri properti dalam negeri.

Investor Global Bermodal Besar Bisa Membawa Angin Segar Bagi Bisnis Properti
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pekerja melakukan perawatan di bangunan hunian vertikal di Jakarta. Industri properti diperkirakan terus membaik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Prospek bisnis properti Indonesia punya masa depan yang cerah lewat masuknya berbagai kerja sama antara investor global dengan pengembang lokal.

Meski sempat loyo, masuknya investor global bermodal besar ke Indonesia diyakini akan memberikan angin segar bagi bisnis properti di Tanah Air.

Salah satunya adalah CFLD International, yang sudah berkiprah menggarap proyek besar di Indonesia sejak 2016.

Perusahaan pengembangan properti dan kawasan industri berskala global asal Tiongkok ini disebut-sebut memiliki komitmen investasi mencapai angka Rp19,5 triliun hingga 2020.

"Investor global seperti ini banyak menyokong dalam aspek permodalan. Tentu mereka bisa membawa angin segar dan harapan yang bagus ke depan bagi bisnis properti Indonesia," kata Executive Director Indonesia Property Watch Ali Tranghanda, di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Baca: Milenial Perlu Tahu Banyak Info Soal KPR Milenial dari Internet saat Mencari Properti

Prospek baik sebenarnya sudah mulai nampak dari sejumlah kerja sama yang terjalin pada semester pertama tahun ini.

Terbaru adalah proyek kerja sama pembangunan pusat perbelanjaan di Tangerang New Industry City (TNIC) antara CFLD International dengan perusahaan pengembang pusat perbelanjaan asal Singapura, Samanea. Kedua raksasa pengembang properti ini telah menandatangani pembelian lahan seluas 7,6 hektar pada 6 April 2019.

Kawasan TNIC terletak sejauh 20 kilometer dari Bandara International Soekarno-Hatta dan 30 kilometer dari CBD Jakarta.

Wilayah ini diprediksi dapat berkembang menjadi pusat inovasi sehingga mampu memberikan peluang bagi perkembangan wilayah tersebut dan menjadikannya sebagai pusat perbelanjaan modern di wilayah barat Jakarta.

Selain itu, proyek TNIC ini juga bertujuan untuk membangun platform yang dapat menghubungkan calon investor lainnya dengan para pedagang dan konsumen.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas