Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis

Indonesia Terus Genjot Ekspor Bawang Merah ke Berbagai Negara

Pemerintah terus berupaya meningkatkan neraca ekspor melalui berbagai komoditas perdagangan. Salah satu yang potensial di tengah lesunya iklim perdaga

Editor: Content Writer
zoom-in Indonesia Terus Genjot Ekspor Bawang Merah ke Berbagai Negara
Ist
Indonesia Terus Genjot Ekspor Bawang Merah Ke Berbagai Negara 

Pemerintah terus berupaya meningkatkan neraca ekspor melalui berbagai komoditas perdagangan. Salah satu yang potensial di tengah lesunya iklim perdagangan internasional adalah komoditas hasil-hasil pertanian. Beberapa tahun terakhir melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI, pemerintah terus menggenjot kinerja ekspor ke berbagai negara di dunia di antaranya produk hortikultura.

Jumat (2/8) pagi Kementerian Pertanian terus menggenjot kinerja ekspor bawang merah ke sejumlah negara. Kali ini sebanyak 252 ton dari total komitmen 2.760 ton bawang merah dilepas ekspornya ke Thailand dan Singapura dari Gudang Marunda Tarumajaya Bekasi, Jawa Barat.

Bawang merah yang diekspor PT Karya Tani Semesta, adalah varietas Super Philips yang dihasilkan petani di Kabupaten Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Diketahui selama ini jenis bawang merah tersebut banyak diminati pasar luar negeri.

Terus mendorong ekspor komoditas pertanian, adalah pesan yang terus-menerus diamanatkan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, saat melepas ekspor.

“Pesan dari Pak Mentan, dorong ekspor, dorong ekspor ! Kita lihat di sini truk container berjajar panjang sekali. Ini semua akan kita ekspor, “ ujar Prihasto.

Total nilai ekspor bawang merah ke Thailand kali ini sebesar USD 5,8 juta. Sedangkan sepanjang 2017 hingga 2018, volume ekspor bawang merah Indonesia mencapai 12 ribu ton. Melonjak drastis dari tahun sebelumnya. Dalam catatan Ditjend Hortikultura, nilai ekspor bawang merah tahun 2016 senilai USD 57,9 ribu; tahun 2017 USD 4.7 juta; dan
2018 hampir USD 3.9 juta.

Sampai dengan akhir tahun ini, khusus untuk pasar Singapura dan Thailand Kementan menargetkan ekspor bawa merah hingga 4 (empat) ribu ton. Selain itu jiga mengupayakan agar ekspor bisa menembus pasar Malaysia dan Vietnam.

Berita Rekomendasi

“Kementan memberi karpet merah bagi pelaku usaha yang mendorong ekspor, terutama komoditas hortikultura,” tegas Prihasto.

Ia mencontohkan sistem Online Single Submission, membuat perijinan ekspor sebelumnya perlu waktu berhari-hari, sekarang hanya 3 jam sudah selesai.
Ini semua, lanjutnya, untuk mendukung peningkatan ekspor komoditas pertanian.

Harga Ekspor Bawang Merah Menguntungkan

Direktur PT Karya Tani Semesta, Pitriansyah Kosim, mengakui harga jual ke kedua negara tersebut (Singapura dan Thailand) menarik dan menguntungkan.

“Harga jual di Singapura SGD 2,55 per kilogram atau sekitar Rp 26.200,- per kilogram. Sementara harga jual ke Thailand USD 1,6 per kilogram atau sekitar Rp 22.600,- per kilogram. Tentu ini harga yang menarik dan menguntungkan buat petani”, kata pria yang akrab dipanggil Pieter ini.

Pieter berharap pemerintah terus mendampingi dan mengawal petani maupun eksportir dalam meningkatkan mutu bawang merah. Terlebih saat menghadapi tuntutan pasar dunia. Contohnya, Thailand yang kini mulai memperketat standard mutu pemasukan bawang merah ke negara tersebut.

Mengutip data BPS, ekspor bawang merah Indonesia ke sejumlah negara pada 2018 lalu mencapai 6.268 ton. Ekspor bawang merah ke Thailand sepanjang 2018 mencapai 3.284 ton, naik 3,7% dibanding tahun sebelumnya. Sementara ekspor bawang merah ke Singapura tahun 2018 mencapai 911,6 ton, naik 18,1% dibanding tahun 2017.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas