Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PII: Pengesahan PP Nomor 25 Buka Gerbang Insinyur Indonesia ke Panggung Internasional

insinyur Indonesia saat ini memasuki era transformasi setelah disahkannya UU Nomor 11 Tahun 2014

PII: Pengesahan PP Nomor 25 Buka Gerbang Insinyur Indonesia ke Panggung Internasional
TRIBUNNEWS.COM/REYNAS
Chairman AFEO yang juga menjabat Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Chairman AFEO yang juga menjabat Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Heru Dewanto mengungkapkan insinyur Indonesia saat ini memasuki era transformasi setelah disahkannya UU Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran dan PP Nomor 25 Tahun 2019 yang merupakan turunan dari undang-undang tersebut.

“Penerbitan peraturan pemerintah (PP) ini membuka horizon baru bagi profesi insinyur. Ini bukan hal baru tapi buat Indonesia ini memang terlambat kalau di Malaysia mereka sudah lama punya sertifikasi prakterk keinsinyuran,” ujar Heru di Hotel Sahid Jakarta, Senin (9/9/2019).

PII, sambung Heru, telah mulai bekerja mencetak insinyur-insinyur baru Tanah Air yang jumlahnya masih kalah jauh dari negara lain di Asia.

Dari data yang dimiliki PII, jumlah insinyur di Indonesia sebanyak 2.671 per satu juta insinyur, di Malaysia sekitar 3 ribuan insinyur, di Vietnam 5 ribuan insinyur, sementara di Tiongkok lebih dari dua kali lipatnya.

Heru menambahkan pengesahan PP, profesi insinyur kini tak lagi menjadi monopoli mereka yang bergelar sarjana teknik.

Lulusan D4 keteknikan juga bisa menyandang gelar insinyur profesional, bahkan diakui dunia internasional.

Baca: PII Siapkan Database Insinyur

“Sertifikasi yang dijalankan PII sudah disetarakan di tingkat ASEAN dan Asia Pasifik. Artinya mereka yang sudah mendapatkan sertifikat insinyur profesional madya dianggap setara dengan insinyur di ASEAN dan seluruh Negara Asia Pasifik. Ini gerbang insinyur ke panggung internasional,” kata Heru.

Organisasi insinyur yang tergabung dalam ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) akan menggelar Konferensi Organisasi lnsinyur se-ASEAN ke-37 (CAFEO37) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 11-14 September 2019.

Dalam ajang itu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo akan diganjar penghargaan ‘The AFEO Distinguished Honorary Patron Award’.

Penghargaan untuk petinggi negara itu sebelumnya dipersembahkan kepada Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad di CAFEO36 yang digelar di Singapura tahun 2018.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas