Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hipwi FKPPI Gelar Sekolah Pasar Modal Bagi Para Anggota

Program ini memberikan fleksibilitas ke skala perusahaan mulai dari yang besar hingga kecil bahkan segmen UKM untuk kesempatan melantai di bursa

Hipwi FKPPI Gelar Sekolah Pasar Modal Bagi Para Anggota
HandOut/Ist
Acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Hipwi FKPPI dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (Hipwi FKPPI) menggelar sekolah pasar modal perdana bagi para anggota, pada Selasa, (17/9/2019).

Kegiatan itu merupakan rangkaian acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Hipwi FKPPI dan Bursa Efek Indonesia (BEI), sekaligus awal kerjasama 'Kick Off Pemasyarakatan Pasar Modal'.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan Ketua Umum HIPWI FKPPI, Toro Sudarmadi dan Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi.

Ketua Umum HIPWI FKPPI, Toro Sudarmadi mengatakan sekolah pasar modal ini akan mengedukasi investor perorangan baik retail maupun perusahaan untuk mengenal mekanisme transaksi dan perdagangan jual beli saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia untuk dapat dijadikan sebagai alternatif investasi.

"Selain Sekolah Pasar Modal ini, HIPWI FKPPI bersama Bursa Efek Indonesia juga akan menggelar Workshop Go Public bagi perusahaan anak-anak keluarga TNI-Polri, dimana program ini akan dilakukan proses pembelajaran untuk mengenal alternatif pembiayaan usaha melalui mekanisme penawaran umum saham," kata dia dalam keterangan, Selasa (17/9/2019).

Program ini memberikan fleksibilitas kepada skala perusahaan mulai dari yang besar hingga kecil bahkan segmen UKM untuk memiliki kesempatan melantai di bursa.

Sekolah pasar modal perdana ini diikuti oleh tiga puluh peserta anak anak keluarga TNI POLRI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara serta Papua Barat.

Sekretaris Jenderal HIPWI FKPPI, Rubi Setianusa menilai peran pasar modal sangatlah penting bagi usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai alternatif pembiayaan usaha.

"Karena itu HIPWI FKPPI bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mendorong anggotanya untuk merambah masuk ke pasar modal, baik itu sebagai emiten maupun investor," tambahnya.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas