Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri BUMN Baru Harus Hindari Konflik Kepentingan

kandidat tersebut harus memiliki visi BUMN ke depan sebagai pendorong perekonomian nasional

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Menteri BUMN Baru Harus Hindari Konflik Kepentingan
wikipedia
Gedung Kementerian BUMN di Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Pusat Kajian Keuangan Negara, Adi Prasetyo mengatakan posisi Menteri BUMN sebaiknya dipegang oleh kalangan profesional yang mengerti terkait pengelolaan perusahaan negara ini ke depan.

Selain itu, ia juga menilai bahwa kandidat tersebut harus memiliki visi BUMN ke depan sebagai pendorong perekonomian nasional dan sebagai pengungkit kesejahteraan rakyat.

"Sebaiknya Kementerian BUMN dipegang oleh sosok yang punya pemikiran reformis agar BUMN dapat diarahkan lebih profesional," kata pria yang akrab disapa Pras ini saat dihubungi, Jakarta, Minggu (20/10/2018).

Sebelumnya, beberapa nama bermunculan menjelang pengumuman susunan Kabinet Kerja jilid II.

Salah satu nama yang beredar untuk mengisi posisi Menteri BUMN ini adalah Mantan Ketua Tim Kampanye (TKN) sekaligus pengusaha muda RI, Erick Thohir.

Sejumlah kalangan, seperti Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Muhamad Faisal merasa khawatir jika Erick jadi Menteri BUMN karena rentan konflik kepentingan pribadi.

Terutama antara bisnis pribadinya dengan perusahaan plat merah.

Rekomendasi Untuk Anda

Menanggapi hal tersebut, Pras menilai bahwa konflik kepentingan dalam pengelolaan BUMN harus dihindari.

Selain itu, Pras juga mengungkapkan bahwa sebaiknya kandidat tidak memiliki keterkaitan dengan politik.

"Karena akan sangat berisiko bagi tata kelola BUMN yang berpegang pada Good Corporate Governance," kata Pras.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas