Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Logistik Mahal, Pelaku Usaha Cari Cara Tekan Biaya

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, total pembangunan jalan tol bagi pengiriman logistik sejak 2015 - 2018 mencapai sepanjang 782 Km.

Logistik Mahal, Pelaku Usaha Cari Cara Tekan Biaya
Istimewa
Pengiriman logistik. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lima tahun di bawah periode kepemimpinan Jokowi - JK, pembangunan infrastruktur terus digenjot untuk mempermudah konektivitas antar kota, provinsi dan pulau.

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, total pembangunan jalan tol bagi pengiriman logistik sejak 2015 - 2018 mencapai sepanjang 782 Km.

Pembangunan terus berlanjut hingga saat ini, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol tahun 2019 sepanjang 1.070 Km.

Berbagai infrastruktur lain juga sejalan terus dibangun termasuk pelabuhan dan bandara.

Sayangnya, pembangunan infrastruktur yang dilakukan belum dapat menekan biaya logistik.

Berdasarkan data yang diungkap Badan Kejuruan Teknik Industri-Persatuan Insinyur Indonesia rata-rata biaya logistik di Indonesia mencapai 25 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), angka ini lebih tinggi jika dibandingkan negara Vietnam dan Malaysia.

Tingginya biaya angkut pasokan barang ini disebabkan oleh beberapa hal.

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi mengatakan bahwa masalah logistik Indonesia meliputi transportasi, pergudangan dan persediaan.

"Biaya transportasi itu 70 persen dari biaya logistik. Di negara lain nggak gitu," tutur Setijadi saat di Kementerian Perindustrian, Rabu (16/10/2019).

Baca: Buka Pameran Industri Transportasi dan Logistik, Menhub Harapkan Ekspor Tumbuh

Halaman
12
Penulis: Lita febriani
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas