Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Pengumuman Data Inflasi

Penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif dari pengumuman data inflasi pada Oktober 2019 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ria anatasia
Editor: Choirul Arifin
zoom-in IHSG Diprediksi Menguat Jelang Pengumuman Data Inflasi
TRIBUN PEKANBARU/Theo Rizky
Staf di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Riau di Pekanbaru tengah menganalisa pergerakan harga saham, Rabu (5/9/2018). Hingga siang harinya, pasar modal Indonesia terus bergejolak, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 3 persen, dalam hal ini, Pasar saham Indonesia tercatat anjlok paling dalam se Asia. Salah satu penyebabnya adalah karena jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan berbalik mengarah menguat pada perdagangan Jumat (1/11/2019), setelah ditutup melemah sebanyak 67,13 poin atau 1,07 persen ke level 6.228 kemarin.

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif dari pengumuman data inflasi pada Oktober 2019 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Sebagaimana diketahui, siang ini BPS akan mengumumkan besaran inflasi Oktober 2019, Indeks Harga Perdagangan Besar, perkembangan Nilai Tukar Petani dan harga gabah, perkembangan pariwisata dan transportasi September 2019, serta pertumbuhan produksi industri manufaktur kuartal III-2019.

Menurutnya, data inflasi Oktober 2019 diperkirakan stabil dan terkendali.

"IHSG masih terlihat akan bergerak menguat," kata Willuam dalam riset hariannya, Jumat (1/11/2019).

William memperkirakan IHSG bergerak di rentang level 6.187-6.372.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hari ini IHSG berpeluang naik," ucapnya.

Berikut menu saham yang direkomendasikan William bagi para pelaku pasar:

1. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
4. PT Bank Jatim Tbk (BJTM)
5. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
6. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
7. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
9. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas