Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Waskita Karya Dirikan Pabrik Baja di Kabupaten Serang, Beroperasi Desember

Pabrik ini juga akan memproduksi guard rail sebagai variabel keselamatan proyek jalan tol.

Waskita Karya Dirikan Pabrik Baja di Kabupaten Serang, Beroperasi Desember
Wartakota/henry lopulalan
Pekerja Waskita Karya menyiapkan besi beton untuk renovasi Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Waskita Karya Infrastruktur akan mendirikan pabrik baja di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Pada tahap awal produksi, baja yang diproduksi di pabrik ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan proyek yang digarap Waskita Karya seperti proyek transmisi 500 Kilo Volt Ampere (KVA) di Sumatera dengan total produksi tower mencapai 4.000 ton per bulan.

Pabrik ini juga akan memproduksi guard rail sebagai variabel keselamatan proyek jalan tol.

Senior VP Corporate Secretary Waskita Karya, Shastia Hadiarti menyatakan total investasi yang ditanamkan sebesar Rp230 miliar dan pabrik akan diresmikan pada awal Desember 2019.

Baca: KPK Periksa Dirut Jasa Marga Terkait Kasus Korupsi 14 Proyek Waskita Karya

Produksi baja di pabrik ini didukung teknologi mesin CNC dari Eropa yang mampu menopang pertumbuhan Waskita Karya dengan produk-produk terbaik namun tetap memiliki harga kompetitif di skala nasional.

Baca: Dirut Jasa Marga Kembali Mangkir dari Panggilan Penyidik KPK

“Pembangunan pabrik ini juga dimaksudkan agar kontrak proyek infrastruktur yang diperoleh dapat dikerjakan oleh WSKT dengan lebih cepat, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, yang merupakan semangat kami dalam bekerja sebagai BUMN Karya,” ujar Shastia, Kamis (21/11/2019).

Pembangunan pabrik baja ini juga untuk mendukung penyediaan kebutuhan tower transmisi, di mana kebutuhan listrik di Sumatera masih belum mencukupi.

Kapasitas produksi pabrik ini ditargetkan mencapai 40 ribu-50 ribu ton di 2020 dan diyakini akan bisa menjadi salah satu backbone bisnis WSKT dalam jangka panjang.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas