Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Giliran First Media Dilepas Lippo Group Setelah OVO, Gara-gara Masalah Finansial?

Meski belum diketahui alasan melepas saham First Media, namun pengamat menilai ini masih terkait dengan kondisi finansial perusahaan.

Giliran First Media Dilepas Lippo Group Setelah OVO, Gara-gara Masalah Finansial?
Tribunnews/JEPRIMA
Chief Marketing Officer First Media Liryawati saat berbagi informasi mengenai inovasi dan terobosan dari First Media di Gedung Berita Satu Plaza, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah melepas saham dompet digital OVO, kini Lippo Group melepas saham First Media.

Meski belum diketahui alasan melepas saham First Media, namun pengamat menilai ini masih terkait dengan kondisi finansial perusahaan.

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Sulistyo menilai, pelepasan saham First Media hanyalah masalah jatuh bangun sebuah bisnis, dan ini sangat lumrah di dunia bisnis.

"Di satu sisi kita tau kemarin kan First Media ada masalah persoalan dari siklusnya yang turun, ada juga masalah keuangan dan itu bagian dari bisnis saja," kata Eko, Selasa (3/12/2019).

Eko menjelaskan, sejauh ini apa yang dilakukan Lippo adalah mencari pihak lain untuk mengelola lini usahanya dengan mengembangkan First Media.

Baca: Hary Tanoe Bakal Ambil Alih First Media dari Lippo Group

Sementara jika dilihat dari sisi keuntungan, MNC dalam hal ini berhasil melakukan ekspansi di dunia telekomunikasi.

"Ya ini cuma ekspansinya MNC saja, salah satunya dengan mengambil alih First Media. Secara umum kan, First Media juga memiliki TV Kabel yang berkaitan dengan telekomunikasi dan informasi, jadi kalau pembelinya adalah MNC berarti masih dalam lingkup yang sama," jelas Eko.

Eko mengungkapkan, bahwa memang strategi Lippo dalam lini bisnis OVO adalah bakar duit. Hal ini memang sangat umum untuk bisnis starup.

"Apalagi OVO itu unicorn di Indonesia, jadi mau enggak mau harus nambah modal, atau nanti ada pihak lain yang berkesempatan menambah modal, sehingga share perusahaan akan turun," ungkp Eko.

Eko juga menyebut, jika dilihat dari sisi pengguna, harga First Media cukup mahal dibanding layanan sama lainnya. Tapi toh itu juga tak membantu kondisi finansial perusahaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah OVO, Kini Lippo Group Lepas Saham First Media, Mengapa?"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas