Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Industri Hotel dan Restoran Punya Protokol Khusus Bagi Karyawan dan Tamu Sikapi Penyebaran Corona

Industri hotel dan restoran di tanah air ikut terdampak seiring meningkatnya kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Industri Hotel dan Restoran Punya Protokol Khusus Bagi Karyawan dan Tamu Sikapi Penyebaran Corona
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Seputar Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri hotel dan restoran di tanah air ikut terdampak seiring meningkatnya kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Menskipun demikian, aktivitas di sektor satu ini tetap berlangsung seperti biasa.

Hanya saja ada penambahan prosedur guna mengantisipasi menyebarnya virus yang kini menjadi pandemi ini.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan industri hotel dan restoran memiliki protokol tersendiri bagi karyawan dan tamu dalam menghadapi situasi seperti saat ini.

Baca: Sri Sultan HB X Umumkan 1 Orang Positif Corona di Yogyakarta

"Jadi prinsipnya, tentu di sektor kami di hotel dan restoran itu tetap masih melaksanakan kegiatannya, namun kita memiliki satu protokol, baik (untuk) karyawan maupun tamu itu sendiri," ujar Maulana saat dihubungi Tribunnews, Minggu (15/3/2020) sore.

Sejak awal, kata dia, PHRI telah mengeluarkan imbauan untuk membuat suatu protokol bagi pihak-pihak yang bergerak di sektor perhotelan dan restoran.

Dalam protokol ini, bagi karyawan hotel maupun restoran yang sedang dalam kondisi kurang fit tidak diperkenankan untuk bekerja atau berada di lingkungan kerjanya.

Baca: Akibat Corona, Anies Baswedan Umumkan Layanan Transportasi DKI akan Turun Drastis, Ini Penjelasannya

Begitu pula protokol untuk para tamu yang datang dalam kondisi tidak sehat.

"Protokol itu ada yang untuk karyawan, ada yang untuk tamu. Kalau karyawan itu tentu yang kurang sehat, dia tidak diizinkan untuk masuk (bekerja), jadi agak ketat untuk karyawan ya, nah tamu juga seperti itu," jelas Maulana.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas