Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Rupiah Dibuka Menguat Rp 16.380 Hari ini, 7 April 2020, Berikut Kurs di Bank Besar dan Prediksinya

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot dibuka menguat Rp 15.380 dolas AS, Selasa (7/4/2020), posisi menguat 0,14% dibandingkan kemarin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rupiah Dibuka Menguat Rp 16.380 Hari ini, 7 April 2020, Berikut Kurs di Bank Besar dan Prediksinya
KOMPAS/RIZA FATHONI
Ilustrasi dolar AS. Rupiah Dibuka Menguat Rp 16.380 Hari ini, 7 April 2020, Berikut Kurs di Bank Besar dan Prediksinya 

Ariston memproyeksikan rupiah berada pada kisaran Rp 16.300 per dolar AS - Rp 16.500 per dolar AS.

Diketahui, pergerakan mata uang juga terjadi di beberapa negara.

Won Korea Selatan naik 0,59 persen terhadap the greenback, yen Jepang yang menguat 0,38 persen.

Selanjutnya, ringgit Malaysia menguat 0,34 persen dan yuan China yang naik 0,13 persen.

Peso Filipina juga menguat 0,12 persen dan baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,16 persen.

Posisinya berikutnya diisi oleh dolar Hong Kong yang melemah 0,01 persen.

Ilustrasi-Nilai Tukar Rupiah.
Ilustrasi-Nilai Tukar Rupiah. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Kurs Rupiah terhadap dolar AS di 4 Bank Besar

Rekomendasi Untuk Anda

Berikut kurs rupiah Bank besar berdasarkan pantauan Tribunnews, Selasa 7 April 2020 pagi:

- BCA

Jual: Rp 16.528

Beli: Rp 16.328

- Mandiri

Jual: Rp 16.580

Beli: Rp 16.225

Baca: BI: Rupiah Bakal Ada di Level Rp 15.000 per Dolar AS hingga Akhir 2020

- BRI

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas