Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

8 Mal Dibuka, Harga Saham LPKR Terus Menguat

Kemarin Senin (15/6), saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berada di Rp174 atau naik 2% dibanding penutupan sebelumnya.

8 Mal Dibuka, Harga Saham LPKR Terus Menguat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (5/3/2020). Hanya bertahan di zona hijau sesaat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali turun 17 poin atau 0,31% ke 5.632 pasca adanya 2 WNI yang terkena virus Covid-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah pusat belanja seperti mal di Ibu Kota telah kembali dibuka di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Pembukaan pusat perbelanjaan diyakini akan menjadi katalis positif bagi emiten ritel.

Kemarin Senin (15/6), saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berada di Rp174 atau naik 2% dibanding penutupan sebelumnya.

Direktur Lippo Karawaci, John Riady memastikan, mal milik perusahaan akan memberlakukan aturan ketat untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Salah satunya, dengan beroperasi menampung pengunjung maksimal 50%.

Misalnya di Cibubur Junction, Gajah Mada Plaza, Lippo Mal Kemang, Lippo Mal Puri, Lippo Plaza Kramat Jati, Plaza Semanggi, Pluit Village, dan juga Tamini Square.

Nantinya, setiap yang orang yang masuk nanti akan terhitung oleh teknologi smart counter. Jadi setiap orang yang masuk nanti ada penghitungan sesuai kapasitas. Jika angka pengunjung telah mencapai batas maksimal 50%, nantinya akses masuk akan ditutup sementara hingga pengunjung yang di dalam keluar.

Kemudian, kapasitas akan dimonitor setiap saat dengan teknologi komputerisasi. Kata John, Mal Lippo semaksimal mungkin mengurangi kontak fisik dan sentuh seperti dengan mengupayakan uang elektronik.

Adapun untuk tenant seperti bioskop, tempat bermain anak, pusat kebugaran, spa & reflexology, bar/lounge, klinik kecantikan, salon & barbershop, dan waxing belum beroperasi dan menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah.

Selama masa penutupan mal dalam 3 bulan terakhir, pendapatan perusahaan mengalami fluktuasi akibat operasional berhenti mengikuti ketentuan pemerintah terkait aturan PSBB.

Baca: IHSG Masih Berpeluang Melemah, Berikut Menu Saham Hari Ini

Baca: Bea Cukai Magelang Kawal Ekspor Perdana Sepatu di Kabupaten Temanggung

Namun demikian masih banyak tenant yang bertahan akan kembali membuka usaha.

John berharap, pengunjung dapat melakukan aktivitas di dalam mal dengan tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan. Lippo Mals juga akan melakukan pengawasan secara ketat agar pengunjung menjalankan tahapan prosedur dengan baik.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas