Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Akibat Covid-19, BPS Catat Tingkat Ketimpangan Meningkat

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia pada Maret 2020 meningkat.

Akibat Covid-19, BPS Catat Tingkat Ketimpangan Meningkat
WARTAKOTA/Nur Ichsan
PAKET SEMBAKO - Sebanyak 330 orang warga dari keluarga penerima manfaat di wilayah Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, menerima bantuan paket sembako dari Kementerian Sosial RI melalui E -Warong Kenanga, Jumat (10/7/2020). Bantuan senilai Rp 200 ribu/paket yang berisi beras, telur, daging ayam, dan jeruk ini ditujukan kepada warga miskin dan rentan miskin yang juga terdampak Covid-19. (WARTAKOTA/Nur Ichsan)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia pada Maret 2020 meningkat.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, peningkatan itu diukur melalui gini ratio sebesar 0,381 atau meningkat 0,001 poin dibanding September 2019 sebesar 0,380.

"Namun, angka tersebut menurun 0,001 poin dibanding dengan gini ratio Maret 2019 sebesar 0,382," ujarnya, Rabu (15/7/2020).

Suhariyanto pun menjelaskan pandemi virus corona (Covid-19) menjadi faktor penyebab terjadinya peningkatan gini ratio.

“Pada Maret 2020 ini gini ratio naik tipis, dari 0,380 ke 0,381 dan peningkatan ini terjadi di kota maupun di desa. Kenapa terjadi? Karena Covid-19 membuat pendapatan seluruh lapisan masyarakat mengalami penurunan,” ungkapnya.

Pasalnya, nilai gini ratio Indonesia selama periode Maret 2013–September 2014 mengalami fluktuasi dan mulai mengalami penurunan pada periode Maret 2015 hingga September 2019.

Kondisi ini menunjukkan bahwa selama periode Maret 2015 hingga Maret 2019 terjadi perbaikan pemerataan pengeluaran di Indonesia.

“Namun demikian, akibat adanya pandemi Covid-19, nilai gini ratio kembali mengalami kenaikan pada Maret 2020,” ujarnya.

Lebih rinci dijelaskan, gini ratio di daerah perkitaaan pada Maret 2020 adalah sebesar 0,393. Hal ini menunjukkan terjadi kenaikan sebesar 0,002 poin dibanding September 2019 yang sebesar 0,391 dan meningkat sebesar 0,001 poin dibanding Maret 2019 yang sebesar 0,392.

Halaman
12
Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas