Tribun Bisnis

Gejolak Rupiah

Rupiah Hari Ini 19 Agustus 2020 Menguat ke Rp 14.786 per Dolar AS, Berikut Kurs di 5 Bank Besar

nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini, Rabu (19/8/2020) lengkap dengan kurs di BCA, Mandiri, BNI, BRI, dan CIMB Niaga

Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Garudea Prabawati
zoom-in Rupiah Hari Ini 19 Agustus 2020 Menguat ke Rp 14.786 per Dolar AS, Berikut Kurs di 5 Bank Besar
KONTAN/Carolus Agus Waluyo
ILUSTRASI. Petugas Money Changer menghitung uang pecahan 100 USD di salah satu money changer di Jakarta, Senin (13/1). Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di pasar spot pada Senin (14/1/2020) kembali mengalami penguatan yang signifikan. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini, Rabu (19/8/2020) lengkap dengan kurs di BCA, Mandiri, BNI, BRI, dan CIMB Niaga.

Berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) USD-IDR, rupiah hari ini menguat ke Rp 14.786 per dolar AS.

Hal ini menandakan mata uang Garuda menguat 121 poin atau 0,81 persen dibandingkan hari sebelumnya pada Selasa (18/8/2020) yang berada di Rp 14.907 per dolar AS.

Dikutip dari Kontan.co.id, pukul 10.19 WIB, rupiah pasar spot masih menguat ke Rp 14.773 per dolar AS atau menguat 0,49 persen dari sesi sebelumnya.

Baca: Daftar di pintar.bi.go.id, Berikut Panduan dan Syarat Mendapatkan Uang Baru Edisi HUT ke-75 RI

Petugas menghitung uang rupiah di money changer Ayu Masagung, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Rupiah hari ini menguat 0,46% ke Rp 14.302 per dolar AS di kurs Jisdor pada Selasa (30/6).
Petugas menghitung uang rupiah di money changer Ayu Masagung, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Rupiah hari ini menguat 0,46% ke Rp 14.302 per dolar AS di kurs Jisdor pada Selasa (30/6). (KONTAN/Fransiskus Simbolon)

Indeks dolar AS jatuh ke level terendah lebih dari dua tahun pada hari Selasa karena efek berkelanjutan dari program stimulus Federal Reserve melemahkan greenback secara luas untuk hari kelima berturut-turut dan mengangkat indeks saham AS ke rekor tertinggi.

Meskipun dolar sering berfungsi sebagai investasi tempat berlindung di saat-saat krisis, dolar telah jatuh sejak intervensi Federal Reserve ke pasar keuangan untuk menjaga likuiditas di tengah pandemi virus corona.

Program The Fed telah mendorong aset berisiko ke level tertinggi sepanjang masa dan mengurangi permintaan safe-havens, bahkan ketika data ekonomi telah melukiskan gambaran suram dari pemulihan AS.

Indeks dolar terakhir turun 0,55 persen pada 92,308, setelah sebelumnya mencapai titik terendah 92,124, terendah sejak Mei 2018.

Terhadap euro, dolar juga mencapai level terendah sejak Mei 2018 di $ 1,197.

Dolar juga melemah terhadap yen Jepang, setelah mencapai level terendah dua minggu di 105,27 yen per dolar.

"Ini Fed, semua likuiditas dipompa ke pasar," kata Greg Anderson, kepala strategi valuta asing global di BMO Capital Markets, tentang penurunan dolar.

Baca: 5 Fakta Uang Rp 75.000,Sulit Dipalsukan karena Dibuat dengan Teknologi Tinggi & Kertas Berbeda

Berikut nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berdasarkan kurs referensi JISDOR 14 hari terakhir, 29 Juli hingga 19 Agustus 2020, dikutip dari laman Bank Indonesia:

- 19 Agustus 2020 berada di level Rp 14.786 per dolar AS.

- 18 Agustus 2020 berada di level Rp 14.907 per dolar AS.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas