Mobilitas Tinggi, Wamen PUPR: Milenial Cenderung Pilih Sewa Rumah
sewa menjadi alternatif para milenial karena tingginya mobilitas kerja sehingga membuat rumah hanya sebagai tempat transit.
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
![Mobilitas Tinggi, Wamen PUPR: Milenial Cenderung Pilih Sewa Rumah](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/nteri-pekerjaan-umum-dan-peru.jpg)
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo menyampaikan tidak sedikit generasi milenial yang memilih menghuni rumah dengan cara sewa.
Menurutnya, sewa menjadi alternatif para milenial karena tingginya mobilitas kerja sehingga membuat rumah hanya sebagai tempat transit.
“Pengamatan saya milenial saat ini cenderung menyewa rumah. Sejalan dengan itu pemerintah dan swasta terus mendorong sektor perumahan yang sesuai dengan karakteristik generasi milenial yakni simpel yang berada di tengah kota dan dekat dengan transportasi umum,” kata John Wempi dalam acara Podbinar KeyPoint Rumah di Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Baca: PUPR Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional Lewat Pembangunan Infrastruktur Perumahan
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah generasi milenial berasa di rentang usia 18 tahun hingga 37 tahun yang angkanya mencapai 81 juta jiwa.
Diperkirakan usia produktif jumlahnya akan mencapai 60 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.
"Kebutuhan rumah bagi milenial menjadi sangat signifikan jumlahnya. Tuntutan akan rumah laik bagi milenial juga sangat tinggi dan tentunya menjadi agenda khusus Kementerian PUPR,” urainya.
Wamen PUPR menambahkan pemerintah tengah mendorong sektor perumahan untuk milenial yang berada di wilayah transit oriented development (TOD) baik dalam bentuk rumah tapak dan rumah susun.
Wilayah TOD tersebut dibangun menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan milenial yang dekat dengan beragam aktivitas.
“Selain itu, penetapan penyesuaian harga rumah bersubsidi dibangun pengembang dan didukung skema pembiayaan melalui PT Sarana Multigriya Finance,” tutur John Wempi.
Menurut dia, Kementerian PUPR telah membuat desain rumah susun yang sesuai dengan karakteristik milenial atau generasi muda.
Adapun desain rumah tersebut dibagi dalam tiga kelompok yaitu kelompok milenial awal rentang usia 25 tahun hingga 27 tahun dengan desain rumah susun tipe 24, milenial berkembang di rentang usia 25 tahun sampai 35 tahun tipe 36, dan milenial maju di rentang usia 35 tahun dengan tipe 45.
John Wempi menegaskan rumah yang laik merupakan tempat pembinaan keluarga dan juga tempat yang aman serta aset bagi pemiliknya.
"Rumah sebagai investasi untuk menuju kehidupan di masa datang dalam menyediakan akses kesempatan milenial. Pemerintah memotivasi generasi muda supaya dapat memiliki rumah idaman," urainya.(***)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.