Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sensus Penduduk 2020 Juga Sasar Warga Terpencil, Begini Cara BPS Menjangkaunya

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan siap menjangkau wilayah terpencil di Indonesia dalam melakukan sensus penduduk 2020.

Sensus Penduduk 2020 Juga Sasar Warga Terpencil, Begini Cara BPS Menjangkaunya
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
SENSUS PENDUDUK - Petugas Sensus Penduduk 2020 dari Badan Pusat Statistik Jakarta Barat, Jeffry Julianto dan Budi Yanti sedang mengumpulkan data dan pencacahan dengan Ketua Rt 03/02 Kelurahan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Rusno, Kamis (3/9/2020). Untuk mensukseskan pelaksanaan Sensus Penduduk 2030, BPS menurunkan sebanyak 190 ribu petugas sensus ke seluruh Indonesia untuk mengumpulkan data dan pencacahan. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan siap menjangkau wilayah terpencil di Indonesia dalam melakukan sensus penduduk 2020.

Kepala Biro Humas dan Hukum BPS Endang Retno Sri Subiyandani mengatakan, sensus penduduk di Indonesia sedikit berbeda karena terdiri dari bermacam kultur.

"Bagaimana berhasil di wilayah terpencil? Proses yang dilakukan di Indonesia karena kultur berbeda di tiap wilayah, kita klasifikasi jadi 3 zona," ujarn

ya saat menyambangi Kantor Redaksi Tribunnews, Kamis (24/9/2020).

Endang merincikan, zona I yakni petugas memberikan kuesioner yang nantinya diisi secara mandiri, lalu petugas akan mengambil lagi beberapa hari kemudian.

Kemudian zona II yakni melalui cara verifikasi rumah tangga, petugas langsung mendatangi kediaman warga dengan menanyakan beberapa pertanyaan, walaupun sudah ada secara online.

Baca: Sensus Penduduk 2020, Petugas BPS Sasar Hingga Terminal dan Pasar

"Sementara, zona III khusus Papua dan Papua Barat harus wawancara seperti sebelum Covid-19 karena tidak mungkin drop off dan kuesioner," kata Endang.

Karena itu, dia menambahkan, jika ada warga merasa sensus penduduk di tempatnya berbeda dengan wilayah lain memang karena penerapannya berbeda sesuai zona.

Baca: BPS Masih Punya Waktu Sepekan Lagi untuk Tuntaskan Sensus Penduduk 2020

"Jadi, kalau petugas sensus datang ada protes kok beda sama yang lain cuma KTP saja ya karena zonanya beda," pungkasnya.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas