Tribun Bisnis

Ini Kunci Sukses di Industri Migas yang Penuh Risiko dan Biaya Besar

industri migas perlu didukung seseorang dengan karakter kuat, penuh kompetensi, dan trustworthy.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ini Kunci Sukses di Industri Migas yang Penuh Risiko dan Biaya Besar
Kementerian ESDM
Arcandra Tahar dalam acara Penutupan Program Magang Tingkat Newhired (PNS KESDM Angkatan 2014/2015), Senin (17/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri eksplorasi minyak dan gas (migas) yang penuh risiko dan berbiaya besar dapat dikelola dengan baik jika didukung dengan penguasaan teknologi dan pemahaman yang baik terhadap aspek komersialnya.

Sejumlah proyek strategis di PGN yang dikerjakan dengan mengedepankan aspek teknologi dan komersial berhasil mendorong adanya efisiensi triliunan rupiah dana perusahaan.

Demikian paparan dari Wakil Menteri ESDM 2016-2019 Arcandra Tahar saat menjadi pembicara dalam diskusi daring bertema Strategi Mengoptimalkan Profesional Brand yang digelar mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sepuluh Nopember Surabaya (FT ITS) belum lama ini.

Baca: Arcandra Tahar Resmi Jadi Komut PGN

Arcandra yang juga Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengatakan, ada dua aspek utama yang biasanya menjadi subyek dari setiap proyek migas, yaitu teknologi dan komersial.

"Jika dua aspek itu dijadikan sebagai patokan utama dalam membangun dan mengembangkan sebuah proyek, Inshaa Allah hasilnya akan optimal dan memberi manfaat luas ke masyarakat. Proyek pipa minyak PGN di Riau bisa dihemat Rp 2,1 triliun dan ada beberapa proyek lagi yang penghematannya juga sangat besar," tegasnya di akun Instagram @arcandra.tahar, Rabu (7/10/2020).

Lebih lanjut dia menuturkan, industri migas perlu didukung seseorang dengan karakter kuat, penuh kompetensi, dan trustworthy.

"Kompetensi disini meliputi pengetahuan, skill dan pengalaman yang sudah terbukti dan teruji hasilnya. Seorang profesional yang baik harus punya keinginan untuk membuat sebuah rencana perubahan dan berani menjalankan rencana itu hingga berhasil," tuturnya.

Baca: PGN Tandatangani Perjanjian Induk Kerjasama Penyediaan Pasokan dan Pembangunan Infrastruktur LNG

Arcandra menambahkan, di dunia yang sudah sangat terintegrasi dengan teknologi dan internet ini, branding banyak digunakan untuk mensukseskan seseorang, perusahaan dan juga berbagai produk yang dihasilkan oleh orang atau perusahaan itu.

Namun, branding bukanlah tujuan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas