Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Antisipasi lonjakan Penumpang Pada Libur Panjang Akhir Pekan, AP II Tambah Utilitas Slot Penerbangan

Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW ini, jatuh pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 dan diprediksi akan banyak

Antisipasi lonjakan Penumpang Pada Libur Panjang Akhir Pekan, AP II Tambah Utilitas Slot Penerbangan
combitrip.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, PT Angkasa Pura II (Persero) akan menambah utilitas slot penerbangan di bandara yang dikelolanya.

Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW ini, jatuh pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 dan diprediksi akan banyak masyarakat yang akan bepergian.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan utilisasi slot terbang yang ada menyambut libur panjang akhir pekan ini.

"Utilisasi bandara Soekarno-Hatta misalnya itu baru 38 persen atau 317 pergerakan dengan alokasi slot terbang tersedia 1.367, nantinya akan ditingkatkan slot terkait take-off dan landingnya," kata Awaluddin dalam diskusi virtual, Sabtu (24/10/2020).

Baca juga: Polri Siapkan 16 Pos Pengamanan Libur Panjang Maulid Nabi, Ini Rinciannya

Baca juga: Libur Panjang Maulid Nabi, Angkutan Barang Dibatasi, Perjalanan KA Ditambah

Ia menambahkan, penambahan slot penerbangan ini tentunya harus tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat bersama stakeholder lain di bandara.

"Protokol kesehatan ini akan fokus pada 5 hal yakni program menjaga jarak, pemeriksaan terkait kesehatan, pelayanan dan fasilitas tanpa sentuh, keamanan setiap orang serta kebersihan fasilitas bandara," ucap Awaluddin.

Awaluddin juga mengungkapkan, pihaknya akan tetap mematuhi peraturan yang berlaku saat ini, di mana dinyatakan jumlah penumpang waktu sibuk di bandara maksimal adalah 50 persen dari kapasitas.

"Misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, penumpang waktu sibuk yang diperbolehkan adalah 23.336 penumpang per jam, dan kami menjaga agar batas itu tetap dipenuhi," ucap Awaluddin.

Selain itu menurut Awaluddin, di Bandara Soekarno-Hatta saat ini juga telah dilakukan penyeimbangan lalu lintas penerbangan dengan memindahkan operasional maskapai, misalnya Citilink dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Ikuti kami di
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas