Tribun Bisnis

Akademisi UI Minta Masyarakat Kampanyekan Buah Lokal

Berdasarkan data BPS, trend produksi buah-buahan lokal pada kurun waktu 4 tahun terkonfirmasi meningkat cukup signifikan.

Penulis: Yulis
Editor: Hendra Gunawan
Akademisi UI Minta Masyarakat Kampanyekan Buah Lokal
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pedagang buah jeruk melayani pembeli di Jalan Bojongsayang, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Di tengah melemahnya ekonomi nasional akibat pandemi covid-19 yang berkepanjangan, permintaan sub sektor pertanian pada komoditas hortikultura seperti sayur dan buah segar justru mengalami peningkatan.

Berdasarkan data BPS, trend produksi buah-buahan lokal pada kurun waktu 4 tahun terkonfirmasi meningkat cukup signifikan.

Pada tahun 2019 misalnya, produksi buah-buahan lokal mencapai 22,5 juta ton atau naik 4,8 persen jika dibanding tahun 2018.

Bahkan buah-buahan tahunan menjadi komoditas terbesar ketiga setelah kopi dan tanaman obat. Nilai ekspornya kurang lebih mencapai US$140.228,90.

Baca juga: Pangan dan Buah Lokal Produksi UMKM Didorong Rambah Pasar Ekspor

Mengenai hal ini, Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI), Riyanto menilai peningkatan kualitas buah perlu mendapat perhatian khusus dari semua pihak. Termasuk dari kalangan pengusaha dalam mendorong peningkatan eskpor buah lokal.

"Kuncinya ada pada peningkatan kualitas buah lokal kita serta semua orang harus terus mengkampanyekan makan buah nusantara," kata Riyanto, Senin, 2 November 2020.

Perlu diketahui, sejak tahun 2006 Kementan fokus melakukan pengembangan buah-buahan unggul di seluruh daerah.

Kegiatan ini meliputi pengembangan kawasan dan pendampingan penerapan budidaya sesuai dengan kaidah GAP/SOP.

Baca juga: Meski Ampuh Jadi Obat Kanker, 6 Penderita Penyakit Ini Dilarang Konsumsi Buah Sirsak

Di samping itu, Kementan juga terus memfasilitasi para petani dengan sarana prasarana pascapanen hingga proses pengolahan dan pemasaran.

Pengamat pangan sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, Sujarwo mengatakan bahwa langkah pemerintah sudah cukup bagus dalam mengembangkan potensi buah dan sayur lokal.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas