Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis

Virus Corona

Berjaya 242 Tahun, Ritel Debenhams Ikut Tumbang oleh Pandemi Covid

Grup Arcadia selama ini menjalankan 444 gerai Debenhams di Inggris dan 22 gerai di luar negeri.

Berjaya 242 Tahun, Ritel Debenhams Ikut Tumbang oleh Pandemi Covid
Retail Gazette
Gerai Debenhams. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Salah satu retailer tertua di Inggris, Debenhams, telah mengumumkan penutupan gerainya dan hanya mampu mempekerjakan 12.000 karyawannya.

Debenhams telah memimpin diskusi dengan retailer mode olahraga JD Sports terkait akuisisi potensial, namun kini diskusi itu telah dihentikan.

Keputusan JD Sports untuk menarik diri dari rencana pembelian Debenhams disebut dipicu oleh bangkrutnya grup Arcadia, yang diumumkan pada 30 November lalu.

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (1/12/2020), raksasa ritel Arcadia adalah operator konsesi terbesar di Debenhams yang juga mengawasi brand seperti Topshop, Topman, Dorothy Perkins, Wallis, Miss Selfridge, Evans, Burton, dan Outfit.

Baca juga: Perusahaan Ritel Terbesar AS Luncurkan Amazon Pharmacy, Pengiriman Gratis bagi Member

Pandemi virus corona (Covid-19) dan pengaruhnya terhadap ekonomi serta perdagangan Inggris diyakini telah memperburuk keamanan finansial operasional Arcadia.

Baca juga: Smart Web Commerce Jadi Terobosan Digital Terbaru oleh Peritel

"Kondisi perdagangan saat ini dan kemungkinan adanya efek pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, membuat prospek operasi yang direstrukturisasi sangat tidak pasti."

"Karena itu, administrator dengan sangat menyesal menyimpulkan bahwa mereka harus memulai penutupan Debenhams Inggris, sambil terus mencari solusi," kata administrator Debenhams FRP Advisory.

Buntut dari penutupan tersebut tentunya akan menyebabkan ribuan pekerjaan terancam.

Grup Arcadia selama ini menjalankan 444 gerai Debenhams di Inggris dan 22 gerai di luar negeri. Sementara Debenhams masih mempekerjakan 12.000 staf di 128 gerai di Inggris.

Sebelumnya, Debenhams melaporkan pada hari Selasa ini bahwa FRP Advisory akan mencari solusi penawaran untuk pengakuisisian semua atau sebagian bisnis.

"Sebagai kesimpulan dari proses ini, jika tidak ada tawaran alternatif yang diterima, operasi (Debenhams) di Inggris akan ditutup," kata FRP.

Sejarah Debenhams berawal pada 1778 silam, dan kini brand ini telah berusia 242 tahun.

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas