Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Ruang Pengembangan untuk UMKM di Kawasan Meikarta

Saat ini terdapat 26 Kios UMKM yang disiapkan ditambah berbagai wahana menarik untuk keluarga maupun kaum milenial.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
zoom-in Ruang Pengembangan untuk UMKM di Kawasan Meikarta
ist
Pengelola Kota Meikarta begitu peduli terhadap pengembangan UMKM, yakni dengan dibukanya puluhan ruang usaha bagi mereka di kawasan Central Park Meikarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Pengembang Meikarta memberikan ruang untuk  pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) dengan menyediakan  puluhan ruang usaha bagi mereka di kawasan Central Park.

Tri Agus, Kepala Pengelola Central Park Meikarta mengungkapkan, saat ini terdapat 26 Kios UMKM yang disiapkan ditambah berbagai wahana menarik untuk keluarga maupun kaum milenial.

Ia tidak menyangka baru saja dibuka, langsung seluruh 26 kios tersebut langsung terisi penuh.

Ditanya apa saja jualannya, ia mengatakan sangat beraneka, tidak cuma makanan dan minuman.

"Khusus makanan dan minuman, kini sudah tersedia Bakso, Mie Ayam, Soto, Ketoprak, Mie Instan, Ice Cream, Ramen, Tteokpoki, Gorengan, Ketoprak, Kerak Telor, dan segala jenis minuman dari minuman Kopi, Minuman Boba, Minuman Jelly, dan lain-lain," ungkap Tri dalam keterangan tertulis, Senin (30/11/20).

Baca juga: John Riady: Meikarta Jadi Destinasi Baru Warga Menikmati Taman Terbuka

Para pedagang UMKM tersebut berasal dari daerah sekitar, atau penduduk di area tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami mendukung mereka dengan memberikan fasilitas seperti listrik dan air," katanya lagi.

Dikatakan, luas area setiap kios ialah sembilan meter atau 3x3m.

Sedangkan total luasan area kios keseluruhan sekitar 234 meter.

Tri Agus juga memaparkan, di area central park seluas 105 hektar ini, jumlah traffic pengunjung per harinya ketika weekdays telah mencapai 5.000 orang.

Sedangkan saat weekend bisa sampai 29.000 orang.

"Namun, kami secara ketat menerapkan protokol kesehatan kepada setiap pengunjung.

Harus diukur suhu tubuhnya, wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kami terus menjalin kerjasama dengan Satgas Covid-19, dan pengawasan ketat dari aparat, demi keamanan serta kenyamanan bersama," ujar Tri Agus. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas