Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Potensi Pariwisata di Indonesia Harus Dibarengi Peningkatan Keterampilan Masyarakat

Besarnya potensi pariwisata di suatu daerah dapat membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Potensi Pariwisata di Indonesia Harus Dibarengi Peningkatan Keterampilan Masyarakat
Pos Kupang/Servatinus Mammilianus
Destinasi wisata Labuan Bajo di Flores, NTT. Sandiaga Uno mengatakan besarnya potensi pariwisata di suatu daerah dapat membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Besarnya potensi pariwisata di suatu daerah dapat membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Namun, hal itu harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam bekerja.

Pendiri Rumah Siap Kerja Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, masyarakat sekitar lokasi pariwisata perlu meningkatkan kemampuannya.

Baca juga: Dorong Pemulihan Sektor Pariwisata, Kemenhub Siapkan Pembangunan Infrastruktur Transportasi

Dengan begitu, mampu memenuhi standard yang diperlukan dari lapangan kerja yang tersedia.

Oleh sebab itu, Sandiaga mengajak seluruh masyarakat Indonesia turut serta atau ikut ke dalam program Kartu Prakerja yang juga bekerja sama dengan Rumah Siap Kerja.

Selain mendapatkan pelatihan kerja yang bersertifikat, masyarakat yang ikut program tersebut mendapatkan insentif dan berpeluang besar ditempatkan di tempat layanan kerja, serta masuk ke dalam ekosistem untuk mendapatkan peluang kerja.

"Rumah Siap Kerja adalah perusahaan rintisan yang fokus untuk membangkitkan, memulihkan perekonomian, dan kehidupan masyarakat," kata Sandiaga melalui keterangan persnya, Kamis (3/12/2020).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut membeberkan, konsep peningkatan keterampilan masyarakat bersifat kemitraan antara pemerintah, dunia usaha, dan juga masyarakat (Public, Private, People, Partnership/PPPP).

Baca juga: Kalah Peringkat Pariwisata, Menko Luhut: Kita Kurang Menjual Destinasi Wisata

Dia berharap, kolaborasi ini dapat membantu bangkitnya industri pariwisata dan penciptaan lapangan kerja di suatu daerah. Sandiaga memberikan pelatihan kewirausahaan dan mengajar langsung di Kelas Bisnis.

Adapun, kata Sandiaga, salah satu yang harus dipelajari masyarakat yakni kemampuan digital marketing dan pelayanan ritel.

Karena dua hal itu yang diperlukan daerah seperti Belitung atau Bangka Belitung secara keseluruh, dalam pemulihan ekonomi pascapandemi.

"Sehingga memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan dan mampu membawa pariwisata Indonesia ke kancah internasional dan membuka banyak lapangan kerja," pungkasnya.

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas