Minta Bantuan Uni Eropa, Airbus Risau dengan Tarif Baru Suku Cadang oleh AS
Airbus meminta bantuan Uni Eropa (UE) agar menanggapi hal ini secara tepat.
Penulis:
Fitri Wulandari
Editor:
Choirul Arifin
Sebelumnya, AS telah menuduh UE menghitung tarif secara tidak adil terhadap pesawat dan peralatan Boeing, di bawah keputusan yang ditentukan pada September 2020 oleh Organisasi Perdagangan Dunia.
"Uni Eropa perlu mengambil beberapa tindakan untuk mengkompensasi ketidakadilan ini," kata USTR pada hari Rabu lalu.
Boeing dan Airbus telah terlibat dalam sengketa subsidi yang berlangsung selama 16 tahun dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda penyelesaian.
Kenaikan tarif pada suku cadang pesawat yang diproduksi di Prancis, Jerman, Inggris, dan Spanyol pun telah diusulkan AS pada bulan Juli 2020, bersamaan dengan berbagai produk impor makanan.
Bea tambahan hingga 100 persen juga dipertimbangkan untuk berbagai produk termasuk cokelat, kopi, zaitun, hingga minuman beralkohol seperti bir, gin, dan vodka.
Rencana tersebut kemudian ditanggapi dengan protes dari asosiasi perdagangan.