Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Fasilitasi Pemda Bangun Desa Wisata, Sandiaga Uno Tinjau Kampoeng Jadhoel di Semarang

Kampoeng Jadoel menurut Sandiaga Uno menjadi bukti program pemerintah yang menggerakkan perekonomian rakyat.

Fasilitasi Pemda Bangun Desa Wisata, Sandiaga Uno Tinjau Kampoeng Jadhoel di Semarang
Istimewa
Sandiaga Uno ketika meninjau Kampoeng Jadhoel yang terletak di RT 04/ RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) nasional dinilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno semakin nyata.

Lewat adaptasi, kolaborasi dan inovasi dengan seluruh pihak, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), visi dan misi dapat segera terwujud.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno ketika meninjau Kampoeng Jadhoel yang terletak di RT 04/ RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/3/2021).

Didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen; Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Joko Budiono; Camat Semarang Timur, Nurul Hidayati serta sejumlah lurah, Sandiaga Uno berkeliling kampung yang diberi nama Kampung Batik Tengah.

Sesaat menjejakkan kaki, nuansa budaya khas Jawa Tengah sudah sangat terasa.

Sandiaga Uno ketika meninjau Kampoeng Jadhoel yang terletak di RT 04/ RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/3/2021).
Sandiaga Uno ketika meninjau Kampoeng Jadhoel yang terletak di RT 04/ RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/3/2021). (Istimewa)

Sebuah gapura kayu bergaya Jawa lengkap dengan aneka ukiran etnik menyambut setiap pengunjung yang datang.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Dukung Gerakan Nonton Kembali ke Bioskop Lewat Prokes Ketat

Baca juga: Sandiaga Uno Minta Desa Wisata Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Ekonomi Warga

Tidak jauh dari gapura, terdapat sebuah relief dan mural berwarna warni yang menghias dinding rumah warga.

Relief itu menceritakan keseharian masyarakat di desa, mulai dari bercocok tanam, berdagang hingga membuat aneka kerajinan seperti batik.

Bertolak belakang dengan kesan Jawa kuno, aneka mural berwarna warni justru terlihat memberi kesan modern.

Motif bunga berwarna warni hingga beragam motif yang umumnya menghiasi batik ditemukan di sejumlah sudut kampung.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas