Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dorong Ekspor Komoditas Pertanian, Tiga Kementerian Harus Bersinergi

Komoditas yang diekspor pada kesempatan itu terdiri 34 jenis, di antaranya pentol bakso, sarang burung walet, pakan ternak, premik, cicak kering, lipa

Dorong Ekspor Komoditas Pertanian, Tiga Kementerian Harus Bersinergi
dok.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam mendorong peningkatan ekspor pertanian dan ekonomi berkelanjutan, diperlukan sinergi antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. 

Demikian dikatakan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat melakukan pelepasan ekspor bersama produk pertanian senilai Rp140 miliar ke 12 negara. 

“Kerja sama ini merupakan permulaan untuk memastikan Indonesia mempunyai eksportir baru, sehingga ekonomi terus berkelanjutan dimasa yang akan datang,” ujar Lutfi dalam keteranganya, Minggu (14/3/2021).

Baca juga: Jokowi Minta Kemendag Gaungkan Cinta Produk Lokal Benci Produk Luar Negeri

Komoditas yang diekspor pada kesempatan itu terdiri 34 jenis, di antaranya pentol bakso, sarang burung walet, pakan ternak, premik, cicak kering, lipan kering. 

Kemudian, asam amino hewan L- Lysine sulfate, pakan ternak, susu pasteurisasi, susu, kelapa bulat, mentega kakao, bubuk kakao, biji kopi, cengkeh, dan serat campuran (sillage) allformilk.

Komoditas tersebut diekspor ke 12 negara tujuan, yaitu Amerika Serikat, Hongkong, Timor Leste, Jerman, Brunei Darussalam, Thailand, Tiongkok, Vietnam, Korea Selatan, Mesir, Singapura, dan Bangladesh.

Menurutnya, perdagangan menjadi salah satu sektor yang terpenting dalam menggeliatkan ekonomi. 

“Dengan jumlah konsumsi Indonesia yang mencapai 59 persen dari produk domestik bruto Indonesia, kita harus menjaga konsumsi agar masyarakat dapat menggerakkan industri dan ekspor meningkat,” ujarnya.

Baca juga: Kementan Terus Kawal Masa Panen Padi di Semua Wilayah Indonesia

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), sinergi lintas kementerian harus ditingkatkan. 

Hal ini sebagai langkah strategis dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional, di tengah tantangan pandemi Covid-19 saat ini.

“Menghadapi pandemi ini dengan berbagai dampak yang ada, maka kerja sama antar sektor harus ditingkatkan," ucapnya. 

Berdasarkan data Badan Karantina Pertanian Kementan secara nasional produk pertanian yang diekspor hingga Maret 2021 sebanyak 81,3 ribu ton dengan nilai mencapai Rp1,26 triliun.

Komoditas itu terdiri dari tanaman pangan sebanyak 8,5 ribu ton senilai Rp125,8 miliar (9,95 persen), hortikultura sebanyak 487,9 ton senilai Rp47 miliar (3,71 persen). 

Lalu, perkebunan sebanyak 72,2 ribu ton senilai Rp997,3 miliar (78,9 persen), dan peternakan sebanyak 27,8 ribu ton senilai Rp94 miliar (7,43 persen).

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas