Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Akhir Pekan Cuan, IHSG Bisa Lanjutkan Penguatan

Secara teknikal IHSG berhasil terus mengkonfirmasi rebound setelah berhasil break out resistance MA5.

Akhir Pekan Cuan, IHSG Bisa Lanjutkan Penguatan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun IHSG ditutup melemah 0,95% ke level 5.979,07. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (9/4/2021) secara teknikal diperkirakan bisa melanjutkan penguatan dengan support resistance 6.018 hingga 6.118.

Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG berhasil terus mengkonfirmasi rebound setelah berhasil break out resistance MA5.

"Arah pergerakan terus mencoba uji resistance MA20 dan MA50. Indikator stochastic dan RSI bullish momentum, Indikator MACD potensi cross over positif pada area udervalue," ujar Lanjar Nafi mengutip risetnya, Jumat (9/4/2021).

Lanjar menjelaskan, minyak mentah turun karena pandemi memburuk di wilayah utama saat OPEC+ bersiap untuk menambah pasokan selama beberapa bulan mendatang.

Baca juga: Hari Ini, Penguatan IHSG Diperkirakan Masih Berlanjut

Baca juga: IHSG Minus 2,97 Persen Sepekan, tapi Asing Masih Beli Bersih Sepanjang 2021

Seperti diketahui, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,6 persen menjadi 59,42 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

Dia menambahkan, investor akan menanti hasil pertemuan IMF dengan Bank Dunia 2021 dan data inflasi dan harga produsen di China.

Sementara, IHSG kemarin ditutup 0,58 persen naik setengah persen 35.11 poin ke level 6.071,72 dengan saham-saham di sektor pertambangan naik 1,63 persen, properti naik 1,28, dan industri dasar naik 1,16 persen kembali mendorong penguatan hingga akhir sesi perdagangan.

Investor kembali optimistis pada saham-saham yang related dengan battery dan pembentukan SWF Indonesia setelah kedua kriteria saham tersebut mendapat tekanan pada awal pekan.

"Investor asing masih tercatat melakukan net sell sebesar Rp 503,11 miliar," kata Lanjar.

Ikuti kami di
Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas