Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bogasari Fasilitasi Usahawan UKM Urus Izin Usaha SPP-IRT

Bogasari melalui program kemitraan UKM yakni Bogasari Mitra Card (BMC) menggelar program pembuatan SPP-IRT

Bogasari Fasilitasi Usahawan UKM Urus Izin Usaha SPP-IRT
IST
Bogasari melalui program kemitraan UKM, Bogasari Mitra Card (BMC) menggelar program pembuatan SPP-IRT untuk usahawan UKM, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengurus perizinan usaha yang paling awal dan sederhana buat para usahawan mikro dan kecil (UKM) adalah pengurusan izin usaha rumah tangga atau PIRT.

Meski demikian tidak sedikit UKM yang belum memiliki izin tersebut yakni berupa SPP-IRT (Sertifikat Produksi Pangan - Industri Rumah Tangga).

Padahal selain mendasar, SPP-IRT juga penting dan sangat bermanafaat untuk menaikkan kelas usaha UKM, apalagi di mata konsumen.

Karena itulah memasuki 2021 ini, Bogasari melalui program kemitraan UKM, Bogasari Mitra Card (BMC) menggelar program pembuatan SPP-IRT, Selasa (20/4/2021).

Diawali dengan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) kerja sama dengan Dinas Kesehatan Jakarta Utara. Kegiatan penyuluhan yang berlangsung secara virtual dan sekitar 3 jam ini diikuti 187 UKM anggota BMC.

Demikian ditegaskan Herman Djuhar, Wakil Kepala Divisi (Wakadiv) Bogasari dalam siaran pers kepada wartawan, Rabu (21/4/201).

Baca juga: Bogasari Ditetapkan Jadi Industri Percontohan Kawasan Tangguh Jaya

Dia mengatakan, pelatihan PKP diikuti UKM dari berbagai provinsi, antara lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jambi. “Ini merupakan bukti nyata kemitraan Bogasari dengan UKM.

Baca juga: Bogasari-ITS Uji Komersial Mesin Pengering Mie Buat UKM

Tahun 2019 dan 2020, Bogasari membantu pembuatan sertifikat halal buat UKM. Tahun ini kami fokus kepada pembuatan ijin IRT dengan target 100 UKM dan dibagi dalam 2 tahap,” ucap Herman Djuhar.

Peserta yang mengikuti acara ini kebanyakan adalah UKM yang bergerak di bidang roti, yakni 40,4%. Sisanya pengusaha mie 17,7%, cake dan cookies 16.2%, jajanan pasar 7.1 %. Sisanya pengusaha gorengan, snack, martabak, dan ayam goreng tepung.

Mitra UKM Bogasari yang hadir dalam pelatihan ini antara lain D’Fresco Donuts (Jakarta), Mie Ayam Muzam (Tangerang), Madona Bakery (Bekasi), Faza Cake (Jawa Timur), Mie Barokah.ina (Jambi).

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
load->view('side/tjb_classified_ads'); ?>
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas