Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penyaluran KUR Sampai April Capai 32,63 persen

Realisasi tersebut merupakan 32,63 persen dari target tahun 2021 sebesar Rp253 triliun.

Penyaluran KUR Sampai April Capai 32,63 persen
TRIBUNNEWS.COM/HO
Direktur Wholesale Risk and Asset Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Elisabeth Novie Riswanti mendampingi Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani meninjau salah satu debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dibina Bank BTN di Kendal, Jawa Tengah, Kamis (25/3)/2021. Di Jawa Tengah, Bank BTN telah menyalurkan Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) program penjaminan senilai Rp32,6 miliar hingga akhir Desember 2020. Sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan, Bank BTN memfokuskan penyaluran kredit UMKM ke pelaku usaha di sektor housing dan housing related. TRIBUNNEWS/HO 

Pemerintah Naikkan KUR Tanpa Jaminan

Pemerintah memutuskan menambah plafon kredit dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan, dari sebelumnya senilai Rp50 juta, dinaikkan menjadi Rp 100 juta.

Baca juga: OJK: Pertumbuhan Kredit Mulai Membaik Ditopang Relaksasi PPnBM

Hal tersebut menindaklanjuti arahan Presiden pada rapat sidang terbatas mengenai peningkatan porsi kredit perbankan untuk Usaha Mikro dan Kecil pada 5 April lalu.

Keputusan Pemerintah melalui Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM ini, untuk mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional.

Baca juga: Suku Bunga Kredit Properti Alami Penurunan, Bagaimana Kabar Harga Rumah?

Diketahui, skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi motor penggerak pembiayaan yang utama untuk UMKM ditengah lesunya penyaluran skema kredit yang lain.

Saat ini porsi kredit UMKM baru mencapai 18,8 persen terhadap total kredit perbankan. Porsi untuk UMKM tersebut perlu ditingkatkan secara bertahap setidaknya menjadi lebih dari 30 persen di tahun 2024.

Berdasarkan hal ini, Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM juga menambah subsidi bunga KUR dan mengubah kebijakan pelaksanaan KUR.

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang tambahan subsidi pada bunga KUR sehingga menjadi 3 persen selama 6 bulan 1 Juli 2021 hingga 31 Desember 2021,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).

Lanjut Menko Airlangga, Pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp4,39 triliun untuk perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR selama jangka waktu tersebut.

Adanya tambahan ini membuat total kebutuhan anggaran tambahan subsidi bunga KUR tahun 2021 menjadi Rp7,84 triliun.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas