Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Konsumsi Pertamax Cs Naik, Masyarakat Makin Akrab dengan BBM Ramah Lingkungan

Dalam dua bulan terakhir proporsi konsumsi BBM ramah lingkungan (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) di Kendari naik menjadi 91,7 persen.

Konsumsi Pertamax Cs Naik, Masyarakat Makin Akrab dengan BBM Ramah Lingkungan
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Petugas Pertamina Delivery Service (PDS) mengisikan Pertamax Turbo dari jerigen khusus ke kendaraan roda empat yang kehabisan BBM, di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Jumat (22/11/2019). (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan seperti Pertamax Cs di berbagai daerah terus meningkat. Dalam dua bulan terakhir misalnya, proporsi konsumsi BBM ramah lingkungan (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) di Kendari naik menjadi 91,7 persen.

Sebaliknya, proporsi konsumsi Premium menurun dengan persentase hanya 8,3 persen, dari sebelumnya sekitar 27 persen.

Di Kota Makassar, konsumsi BBM yang lebih ramah lingkungan juga meningkat dengan proporsi 88,1 persen, dari total BBM jenis Gasoline yang dikonsumsi oleh pengguna kendaraan.

Kenaikan konsumsi bbm ramah lingkungan, menurut Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan, merupakan kabar baik yang mengindikasikan, edukasi Pertamina ke masyarakat berhasil. Terutama dalam Program Langit Biru.

"Saya kira ini hal menggembirakan ketika masyarakat kita sudah mulai beralih ke BBM dengan RON yang lebih tinggi. Ini membuktikan bahwa edukasi yang disampaikan sudah berhasil dengan baik sehingga kesadaran semakin kuat," kata Mamit ketika dihubungi wartawan, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Masyarakat Gorontalo Semakin Minati BBM Ramah Lingkungan, Pertalite Jadi Primadona

Masyarakat, kata Mamit, sudah mulai memahami keunggulan dari penggunaan BBM dengan RON tinggi jika dibandingkan dengan menggunakan BBM RON rendah. Karena, lanjut Mamit, performa mesin menjadi lebih optimal jika menggunakan BBM dengan RON yang tinggi.

Baca juga: Stok BBM Premium di Jamali akan Dikurangi, Sebagai Gantinya Ada Pertalite yang Ramah Lingkungan 

"Kompresi mesin menjadi lebih optimal. Selain itu, jarak tempuh menjadi lebih jauh sehingga pengguna BBM RON tinggi menjadi lebih hemat," beber diam

Selain itu, kata dia, mesin jadi lebih jarang di service sehingga pengguna BBM RON tinggi bisa lebih menghemat dari biaya perawatan.

Meski begitu, kata Mamit, Pertamina tetap perlu melanjutkan program langit biru ke seluruh wilayah di Indonesia serta tetap memberikan promo promo menarik agar semakin memikat konsumen.

"Seperti pemberian diskon dengan menggunakan aplikasi MyPertamina atau promo promo lain," jelas dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas