Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah Berada di Level Rp 14.483 per Dolar AS, Berikut Kurs di 5 Bank

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot stagnan di level Rp 14.483 per dolar AS, Selasa (27/7/2021).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Rupiah Berada di Level Rp 14.483 per Dolar AS, Berikut Kurs di 5 Bank
Tribunnews/JEPRIMA
Pegawai menunjukan uang dolar Amerika Serikat dan rupiah di gerai penukaran uang Ayu Masagung di Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). Dalam artikel mengulas tentang nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot, Selasa (27/7/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot stagnan, Selasa (27/7/2021).

Rupiah berada di level Rp 14.483 per dolar AS hingga pukul 10.05 WIB, Selasa (27/7/2021).

Kurs rupiah spot ini sama dengan posisi penutupan perdagangan kemarin, sebagaimana dilansir Kontan.co.id.

Diketahui, rupiah bergerak di bawah Rp 14.500 per dolar AS sejak Kamis pekan lalu.

Rupiah stabil di tengah penguatan hampir seluruh mata uang Asia.

Di mana Won memimpin penguatan mata uang Asia dengan menguat 0,38%.

Yen menyusul penguatan 0,18% dan yuan 0,12%.

Karyawan menunjukan uang rupiah di Jakarta, Selasa (16/3/2021).
Karyawan menunjukan uang rupiah di Jakarta, Selasa (16/3/2021). Dalam artikel mengulas tentang nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot, Selasa (27/7/2021).(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Harga Emas Antam Selasa, 27 Juli 2021: Turun Rp 2.000 Jadi Rp 940.000 per Gram

Rekomendasi Untuk Anda

Penguatan won terjadi setelah Bank of Korea melaporkan pertumbuhan ekonomi 5,9% secara tahunan pada kuartal kedua.

Ini adalah angka pertumbuhan tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Ekonomi Korea Selatan tumbuh 0,7% secara kuartalan.

Angka tersebut, lebih rendah daripada konsensus ekonomi pada 0,8%.

"Emerging markets Asia tengah dalam konsolidasi setelah melemah sejak awal pekan," kata Eddie Cheung, senior emerging markets strategist Credit Agricole CIB di Hong Kong kepada Bloomberg.

Cheung mengungkapkan bahwa pasar keuangan Asia cenderung berhati-hati setelah pengetatan kebijakan industri pendidikan swasta di China.

Dia memperkirakan kisaran perdagangan akan berada di rentang sempit, apalagi pekan ini akan ada keputusan kebijakan Federal Reserve.

Baca juga: Sinergi Telkom & Media Group Perkuat Infrastruktur Digital Ekosistem Bisnis Media

Adapun di Indonesia, Bank Central Asia (BCA) mematok kurs jual pada level Rp 14.493 per dolar AS.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas