Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kuartal II 2021, BTN Kantongi Keuntungan Rp 920 Miliar

BTN mencatat keuntungan pada kuartal II 2021 sebesar Rp 920 miliar, naik 19,87 persen dibanding periode yang sama pada 2020

Kuartal II 2021, BTN Kantongi Keuntungan Rp 920 Miliar
TRIBUNNEWS.COM/HO
Teller melayani nasabah untuk bertransaksi di Kantor PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Cabang Harmoni, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Bank BTN berfokus bagaimana penyaluran dana PEN dapat mendorong industri pembangunan perumahan dapat terus bergerak dalam rangka mendongkrak ekonomi nasional dan masyarakat tetap dapat memiliki rumah di masa pandemi covid19. Dana PEN yang ditempatkan di Bank BTN salah satunya telah disalurkan dalam bentuk subsidi bunga KPR dan UMKM dengan jumlah kurang lebih mencapai 1,15 juta debitur dengan nilai sekitar Rp2,49 triliun. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat keuntungan pada kuartal II 2021 sebesar Rp 920 miliar, naik 19,87 persen dibanding periode yang sama pada 2020 senilai Rp 768 miliar.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, perbaikan proses bisnis yang dilakukan perseroan turut menopang perolehan laba bersih pada kuartal II 2021.

Baca juga: Genjot Kredit Properti, BTN Gandeng Pengembang Perumahan Savasa

"BTN telah menggelar beragam strategi mulai dari efisiensi, digitalisasi, perampingan outlet, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit," kata Haru secara virtual, Rabu (28/7/2021).

Hingga paruh pertama tahun ini, kata Haru, perseroan mencatatkan aset senilai Rp380,51 triliun atau melonjak sebesar 20,95 persen dari Rp 314,60 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 31,84 persen menjadi Rp298,38, dari sebelumnya senilai Rp 226,32 triliun.

Baca juga: BTN Sabet 2 Penghargaan di Ajang HR Excellence 2021

"Peningkatan DPK tersebut disumbang kenaikan pada seluruh segmen yakni tabungan, giro, dan deposito masing-masing sebesar 17,70 persen, 15,06 peraen, dan 43,53 persen per kuartal II 2021," tutur Haru.

Meski DPK tumbuh signifikan, Haru menyebut BTN mencatatkan penurunan beban bunga dengan menekan biaya dana (cost of fund/CoF) hingga 171 basis poin (bps).

Peningkatan DPK juga menyebabkan Loan to Deposit Ratio (LDR) menurun sebesar 2.216 bps hingga ke level 89,12 persen di kuartal II 2021.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas