Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bosan dengan Tampilan Rumah, Simak Ide Dekorasi Menggunakan Kerajinan Bambu

Kerajinan bambu menarik perhatian karena memiliki berbagai keunggulan seperti ringan, mudah dirawat, dan dapat berfungsi selayaknya produk dari kayu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Willem Jonata
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Bosan dengan Tampilan Rumah, Simak Ide Dekorasi Menggunakan Kerajinan Bambu
ist
Penggunaan partisi bambu yang digunakan untuk pembatas ruangan 

Kerajinan bambu selama ini dipandang sebelah mata karena biasanya dibuat dengan tergesa-gesa dan berkualitas rendah.

Mayoritas dari masyarakat beranggapan bahwa kerajinan bambu berusia singkat, bahkan hanya sekali pakai. Berangkat dari hal ini, Studio Dapur hadir sebagai wirausaha sosial yang bekerja sama dengan pengrajin bambu di Desa Padakembang, Tasikmalaya untuk memotong siklus dengan berkolaborasi dengan pengrajin dalam memproduksi kerajinan bambu menjadi barang yang berkualitas tinggi yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga para pengrajin mendapatkan penghasilan yang layak dan meningkatkan kualitas hidup para pengrajin.

3. Pemakaian alat-alat makan dari bambu

Tidak hanya digunakan untuk mempercantik dekorasi di ruang makan, kamu juga dapat ikut ambil bagian dalam kampanye mengurangi penggunaan plastik dengan menggunakan peralatan makan dari bambu yang sedang ramai digalakkan, salah satunya oleh Bank DBS Indonesia dan Studio Dapur yang berkolaborasi untuk menghasilkan produk bambu artisanal yang berkualitas tinggi melalui program “Pay It Forward”.

Melalui program ini, masyarakat diajak untuk ikut berkontribusi membantu para pengrajin bambu. Pembelian produk Studio Dapur minimum Rp500.000 menggunakan kode voucher “StudioDapurDBS5” akan mendapatkan diskon sebesar 5%, di mana 5% dari keuntungan akan disumbangkan kepada para pengrajin bambu. Kemudian pembelian Rp1.000.000 dengan kode voucher “StudioDapurDBS10” akan mendapatkan diskon 10%, di mana 10% dari keuntungan juga akan disumbangkan kepada para pengrajin bambu.

Seluruh dana bantuan yang terkumpul akan dialokasikan untuk membangun koperasi bagi pengrajin lokal yang memungkinkan mereka untuk berkembang menjadi pengrajin profesional secara tim atau pun keluarga.

Selain itu, juga untuk membangun sistem dan peralatan produksi yang efisien dan berskala lebih tinggi. Ketiga, memberikan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan finansial dan kreatif. Terakhir, memberikan dukungan finansial bagi anggota koperasi dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar mereka: kesehatan, pendidikan, dan gizi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai salah satu wirausaha sosial binaan Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation, Studio Dapur berhasil mendapatkan hadiah Social Impact Prize sebesar 10.000 dolar Singapura melalui program “DBS Foundation Social Impact Prize” tahun 2020, setelah sebelumnya menjadi salah satu finalis dari “DBS Foundation Social Enterprise Grant Programme 2019”. Studio Dapur terpilih berkat solusi bisnis yang dinilai berkelanjutan, terukur, dan kreatif, serta dapat membantu menjadikan kota masa depan lebih sehat, lebih hijau, dan lebih terbuka.

Tidak hanya dana hibah, Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation juga mendukung tumbuh kembang Studio Dapur dengan mengikutsertakan Studio Dapur dalam berbagai program mentoring dan pelatihan.

Executive Director, Head of Group Strategic Marketing & Communications, PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika mengatakan, ketertarikan masyarakat terhadap produk kerajinan bambu dapat mendukung kami mengembangkan program pelatihan bagi para pengrajin kami, agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

"Dengan adanya kerja sama dengan Bank DBS Indonesia, kami percaya akan lebih banyak lagi masyarakat yang ikut berpartisipasi dan berdonasi dalam upaya kami untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para pengrajin bambu di Tasikmalaya,” ujar Mega.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas