Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pembiayaan WOM Finance Tembus Rp 1,8 Triliun di Semester I 2021

Total aset perseroan pada bulan Juni 2021 merosot 13 persen menjadi Rp 4,6 triliun dibandingkan Desember 2020.

Pembiayaan WOM Finance Tembus Rp 1,8 Triliun di Semester I 2021
Sriwijaya Post/Zain
Seorang model berpose bersama motor Yamaha Gear 125 pada pameran yang digelar di Palembang Indah Mall, Sabtu (5/12/2020). (Sriwijaya Post/Zain) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja  mengatakan, sepanjang semester pertama 2021, pihaknya  menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 1,8 triliun atau naik 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau mencapai 94 ribu unit.

Total aset perseroan pada bulan Juni 2021 merosot 13 persen menjadi Rp 4,6 triliun dibandingkan Desember 2020.

Penurunan aset ini terjadi karena penurunan pinjaman bank dan obligasi yang diiringi dengan penurunan kas Perseroan sebesar 71%, di sisi lain gearing ratio dapat dipertahankan di level 2,1 kali di bulan Juni 2021.

Total ekuitas perseroan pada bulan Juni 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 4% mencapai Rp 1,3 triliun dibandingkan Desember 2020.

Total laba bersih semester I 2021 tercatat sebesar Rp 50 miliar, turun 13 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: 50 Persen Laba Bersih Adira Finance Dibayarkan Sebagai Dividen ke Pemegang Saham  

Return on Asset (ROA) Perseroan mengalami perbaikan mencapai 2,7% dibandingkan tahun lalu sebesar 1,9 persen. Sedangkan Return on Equity (ROE) Perseroan mencapai 8,0% pada bulan Juni 2021.

Baca juga: Izin Perusahaan Pembiayaan Bisa Dicabut Jika Debt Collector Tidak Bersertifikat 

”Penurunan laba ini terjadi karena total pendapatan mengalami penurunan sebesar 33% akan tetapi biaya-biaya mengalami penurunan yang lebih tinggi sebesar 34% dengan perbaikan kualitas portofolio dan efisiensi atas biaya pendanaan serta biaya operasional.

Baca juga: Perusahaan Pembiayaan Boleh Gandeng Pihak Lain untuk Dijadikan Debt Collector, asal Sesuai SOP

Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai turun sebesar 53% dan biaya pendanaan turun sebesar 47% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya,” tambah Zacharia dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Pasar Membaik, Laba Bersih Divisi Otomotif Grup Astra Melesat 362 Persen Jadi Rp 3,3 Triliun

Kualitas portofolio pembiayaan mengalami perbaikan dengan Net Performing Financing (NPF) gross mencapai 2,1% di Juni 2021, membaik dariDesember 2020 sebesar 2,7 persen.

Presiden Direktur Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, untuk mendukung perbaikan kinerja, WOM Finance fokus pada pengembangan digitalisasi dan proses akuisisi dengan berbagai pihak.

WOM Finance telah bekerja sama dengan beberapa marketplace seperti Blibli, Bukalapak, Shopee, Gobills dan Tokopedia untuk transaksi pembayaran angsuran serta transaksi digital melalui QRIS.

“Dengan perubahan gaya hidup masyarakat menjadi digitalisasi membuat kami tetap optimistis performa WOM Finance akan tumbuh pada semester II 2021," kata  Djaja.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas