Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bank Indonesia Proyeksikan Penyaluran Kredit UMKM Bakal Bertambah Rp 280 Triliun di 2024

Bank Indonesia memproyeksikan kehadiran holding ultra mikro akan mendorong penyaluran kredit dan bakal bertambah Rp 280 triliun pada 2024.

Bank Indonesia Proyeksikan Penyaluran Kredit UMKM Bakal Bertambah Rp 280 Triliun di 2024
Bank Indonesia memproyeksikan kehadiran holding ultra mikro akan mendorong penyaluran kredit dan bakal bertambah Rp 280 triliun pada 2024. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia memproyeksikan kehadiran holding ultra mikro akan mendorong penyaluran kredit dan bakal bertambah Rp 280 triliun pada 2024.

Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari menjelaskan, sinergi tiga BUMN di dalam holding ini akan menambah jumlah pelaku UMKM skala ultra mikro yang rata-rata plafon kreditnya di kisaran Rp 10 juta.

Baca juga: Ketua DPD RI Berharap Bantuan untuk UMKM Tepat Sasaran dan Tanpa Potongan

Sehingga, dalam proyeksinya, akan ada penambahan baki debet kredit UMKM senilai Rp 280 triliun pada 2024.

Kehadiran holding ini juga diperkirakan bakal menambah setidaknya 4 persen rasio kredit UMKM perbankan nasional.

Baca juga: Peran Stakeholder Percepat Vaksinasi Sektor UMKM dan Perdagangan Sangat Dibutuhkan

"Dengan pencapaian rasio kredit UMKM per Juni 2021 sebesar 20,51 persen, maka penambahan debitur ultra mikro sebanyak 28 juta debitur diperkirakan akan meningkatkan rasio kredit UMKM hingga 24,5 persen pada 2024," jelas Yunita dalam keterangannya, Senin (2/8/2021).

Berdasarkan data Bank Indonesia, pada Juni 2021 baki debet kredit UMKM mencapai Rp 1.107,6 triliun.

Jumlah tersebut bertumbuh sekitar 2,1 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1.084,3 triliun.

Baca juga: Peran Stakeholder Percepat Vaksinasi Sektor UMKM dan Perdagangan Sangat Dibutuhkan

Sementara itu, porsi kredit UMKM pada Juni 2021 mencapai 19,62 persen terhadap total kredit perbankan. Sedangkan pada Juni tahun lalu porsinya sekitar 19,30 persen.

Yunita pun menjelaskan pembentukan holding ultra mikro merupakan salah satu program untuk mendorong inklusi keuangan pelaku usaha UMKM.

Halaman
12
Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas