Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

AAJI Pacu Transformasi untuk Genjot Kinerja Industri Asuransi Jiwa Nasional

Sampai dengan Juni 2021, industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim pasien Covid-19 sebanyak Rp 3,74 triliun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in AAJI Pacu Transformasi untuk Genjot Kinerja Industri Asuransi Jiwa Nasional
dok. AAJI
Data pembayaran klaim pasien Covid-19 dan jumlah uang pertanggungan perusahaan asuransi jiwa anggota AAJI. 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meluncurkan transformasi brand agar mampu melampaui berbagai kinerja yang sudah dicapai saat ini.

Dalam proses transformasinya, AAJI mendorong semua perusahaan dan para pemangku kepentingan terus meningkatkan kualitas kebijakan bisnis dan berbagai proses usaha industri asuransi jiwa Indonesia.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon dalam paparannya di konferensi pers Peluncuran Transformasi Brand AAJI hari ini menjelaskan, saat ini merupakan momentum emas bagi industri asuransi untuk menciptakan produk asuransi yang menjawab berbagai kebutuhan dan melindungi lebih banyak masyarakat.

Budi mengatakan, AAJI belum cukup puas dengan capaian Industri asuransi jiwa yang saat ini telah melindungi sekitar 60 juta tertanggung dari berbagai kalangan.

“Transformasi yang kami deklarasikan hari ini adalah wujud penguatan komitmen jangka panjang AAJI dalam memberikan sumbangsih industri asuransi jiwa ke masyarakat," ujarnya, Kamis (9/9/2021).

Budi Tampubolon
Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon

Dia menyatakan, dalam beberapa tahun terakhir, industri asuransi telah memberikan berbagai manfaat penting bagi Indonesia.

"Namun hari ini AAJI bersama seluruh anggota bersepakat untuk lebih melampaui lagi catatan positif tersebut,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Disebutkan, dalam tiga tahun terakhir, rata-rata klaim yang dibayarkan per tahunnya telah mencapai sekitar Rp 148,52 triliun.

Selama masa pandemi ini, industri asuransi jiwa tetap mampu mencatatkan kinerja positif dalam pembayaran klaim Covid-19.

Sampai dengan Juni 2021, industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim pasien Covid-19 sebanyak Rp 3,74 triliun.

Baca juga: AAJI: Penetrasi Asuransi Jiwa Masih Rendah, Hanya 6,5 Persen dari Total Penduduk Indonesia

Nilai tersebut menggambarkan biaya perawatan pasien Covid-19 di luar rumah sakit rujukan wajib pemerintah yang berhasil ditutup oleh asuransi.

Sementara, bagi masyarakat, pembayaran klaim dan santunan kesehatan tersebut sangat melindungi mereka dari risiko gangguan pendapatan selama menjalani perawatan dan isolasi mandiri.

Baca juga: AAJI: Klaim Asuransi Covid-19 Masih Akan Meningkat, Hingga Juni 2021 Sudah Rp 3,74 Triliun

Capaian positif lainnya AAJI adalah total Uang Pertanggungan (UP) sejak 2018 hingga 2020 lalu telah mencapai Rp 4.326,22 triliun.

Dana UP tersebut sangat berguna dalam menjaga kualitas hidup para keluarga dan ahli waris, saat kematian, kecelakaan atau risiko lain terjadi.

Industri asuransi jiwa nasional juga mendukung stabilitas perekonomian Indonesia dengan menempatkan investasi industri di obligasi, SBN dan sukuk sebesar Rp 112 triliun.

Data investasi industri asuransi
Data investasi industri asuransi anggota AAJI di instrumen sukun, obligasi dan SBN.
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas