Tribun Bisnis

Gandeng Jerman dan Swiss, Menperin Resmi Buka Pelatihan Master Trainer untuk Pelatih Tempat Kerja

Kementerian Perindustrian membuka Pelatihan Master Trainer untuk Pelatih Tempat Kerja di Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Jerman dan Swiss

Penulis: Sanusi
Editor: Choirul Arifin
Gandeng Jerman dan Swiss, Menperin Resmi Buka Pelatihan Master Trainer untuk Pelatih Tempat Kerja
Handout
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita resmi membuka Pelatihan Master Trainer untuk Pelatih Tempat Kerja di Indonesia sebagai salah satu program kerja sama dengan Pemerintah Jerman dan Swiss. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Sanusi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian resmi membuka Pelatihan Master Trainer untuk Pelatih Tempat Kerja di Indonesia sebagai salah satu program kerja sama dengan Pemerintah Jerman dan Swiss.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka kegiatan ini mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan bukti nyata Kemenperin dengan dua negara yang selama ini menjadi acuan dunia dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi, yakni Jerman dan Swiss.

“Tujuan utama penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi Kemenperin yang didukung dua negara ini adalah untuk menyediakan SDM Industri yang sesuai dengan kebutuhan industri untuk mendukung pemerataan pertumbuhan industri di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Menperin Agus.

Selain itu, Pelatihan Master Trainer ini juga merupakan implementasi dari program unggulan Kemenperin.

Yakni, Link and Match dengan industri sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi para pelatih di tempat kerja yang memiliki peran sangat dominan dalam membimbing para peserta Praktik Kerja guna mencapai kompetensi agar siap kerja.

Baca juga: Kemendikbudristek Fasilitasi Insan Vokasi Masuk Industri 4.0

“Para Pelatih Tempat Kerja ini terbukti juga menjadi motor bagi perusahaannya untuk mengajukan insentif Super Tax Deduction. Oleh karena itu, penyediaan Pelatih Tempat Kerja menjadi salah satu kunci suksesnya implementasi pendidikan dual system di Indonesia,” ujar Menperin.

Baca juga: Geliatkan Link and Match, UT Jalin Kerjasama dengan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Kerja sama Kemenperin dengan Pemerintah Jerman terkait TVET (Technical Vocational Education and Training) diketahui telah dimulai sejak tahun 2001 dan telah membangun serta menguatkan unit pendidikan dan pelatihan Kemenperin hingga saat ini menjadi role model yang menghasilkan lulusan kompeten dan siap kerja untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sektor industri sebanyak 682.000 orang setiap tahunnya.

Baca juga: Riset Terapan Vokasi Dorong Peningkatan Kualitas BUMDes

Sementara itu, Kemenperin juga sudah lama berkolaborasi dengan Pemerintah Swiss dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan kejuruan sistem ganda yang diterapkan pada 9 SMK dan 12 Unit Pendidikan Tinggi Kemenperin.

Kedutaan Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein menyambut baik program Pelatihan Master Trainer ini sebagai program strategis guna menghasilkan SDM berkualitas dan siap memasuki pasar kerja.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas