Tribun Bisnis

Senat AS Tolak Penangguhan Plafon Utang, Risiko Gagal Bayar Pemerintah AS di Depan Mata

Senat Amerika Serikat telah gagal  memajukan langkah yang bertujuan menangguhkan plafon utang Pemerintah Federal AS

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Choirul Arifin
Senat AS Tolak Penangguhan Plafon Utang, Risiko Gagal Bayar Pemerintah AS di Depan Mata
Politico
Chuck Schumer 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Senat Amerika Serikat (AS) telah gagal  memajukan langkah yang bertujuan menangguhkan plafon utang Pemerintah Federal AS, setelah Partai Republik menolak  mendukung proposal tersebut di Kongres.

Senat Demokrat tidak dapat meloloskan undang-undang yang akan menghadapi tenggat waktu yang mendekat dengan cepat.

Jika dibiarkan tidak terselesaikan, akan mengancam serta mengganggu stabilitas ekonomi Amerika Serikat yang saat ini bersamaan tengah berjuang untuk keluar dari pandemi Covid-19.

Partai Republik mendapatkan cukup suara "tidak" untuk mencegah langkah itu maju di bawah aturan Senat yang mengharuskan 60 dari 100 anggota majelis untuk menyetujui sebagian besar undang-undang.

Anggota parlemen juga harus mencari cara untuk menaikkan pagu utang untuk mencegah risiko gagal bayar.

Baca juga: Utang AS Menggunung, Tenggat Waktu Kongres untuk Naikkan Batas Plafon Semakin Tipis

“RUU yang dibuat oleh Demokrat, yang gagal maju di Senat, berusaha untuk mengatasi pagu utang dan penutupan pemerintah,” sebut Al Jazeera dikutip Tribunnews, Selasa (28/9/2021).

“Masalahnya adalah Partai Republik telah setuju untuk terus mendanai pemerintah melewati minggu ini, namun mereka mengatakan tidak akan melakukannya (yakni) membantu menaikkan plafon utang,” sambungnya.

Baca juga: Risiko Gagal Bayar Bisa Picu Krisis Keuangan, Menkeu AS Kembali Dorong Kongres Naikkan Batas Utang

Sebelum pemungutan suara pada hari Senin, Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer memperingatkan bahwa default akan memukul perekonomian.

"Partai Republik sengaja membuat default lebih mungkin terjadi," ucap Chuck Schumer.

Baca juga: Menkeu AS Desak Kongres AS Naikkan Batas Utang, Peringatkan Risiko Gagal Bayar

Halaman
12
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas