Tribun Bisnis

Menko Perekonomian Sebut Pembangunan Smelter Freeport Gresik Jadi Sejarah Indonesia

Menurut Airlangga, smelter Freeport Indonesia di Gresik akan menjadi yang terbesar di dunia, karena akan mengolah 1,7 juta ton konsentrat

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Muhammad Zulfikar
Menko Perekonomian Sebut Pembangunan Smelter Freeport Gresik Jadi Sejarah Indonesia
Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Presiden Joko Widodo pada acara Ground Breaking KEK Gresik yang berlangsung pada Selasa (12/10) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur menjadi sejarah bagi bangsa Indonesia. 

Apalagi, kata Airlangga, selama 40 tahun keuntungan dari produksi yang dihasilkan smelter Freeport telah dinikmati di luar negeri. 

“Itu yang namanya precious meter recovery, investasinya 200 dolar AS, dari emasnya itu bisa 35 ton sampai dengan 54 ton. Jadi pra prabriknya sudah disiapkan di situ," papar Airlangga, Selasa (12/10/2021).

Menurutnya, harga emas pada saat ini 1.700 dolar AS per troy ounce, di mana produksinya 35 ton dengan nilai 1,8 miliar dolar AS dan jika 50 ton mencapai 2,7 miliar dolar AS. 

"Jadi bayangkan selama 40 tahun yang 2 miliar dolar AS rata-rata dinikmati negara lain, apakah 70 persen ke Spanyol maupun ke Jepang. Jadi untuk hari ini menjadi bersejarah karena ini seluruhnya nanti akan diproduksi di Gresik,” papar Airlangga. 

Menurut Airlangga, smelter Freeport Indonesia di Gresik akan menjadi yang terbesar di dunia, karena akan mengolah 1,7 juta ton konsentrat dan akan memproduksi 600 ribu copper.

“Nilai koper sekarang lagi super cycle 9.400 dolar AS per ton. Jadi investasi yang Rp42 triliun atau 3,5 miliar dolar AS, revenue hanya dari Copper saja, itu 5,4 billion dolar AS (Rp76,7 trilun). Tentu ini bagi holding Freeport revenuenya ada di situ, tapi (PT Smelting) cuma dikasih (talling),” paparnya.

Baca juga: Indonesia Harus Punya Industri Smelter Sendiri, Ini Alasannya Menurut Jokowi

Airlangga mengatakan, kehadiran Smelter Freeport di Gresik juga dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 40 ribu orang.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan, perusahaan yang 51 persen sahamnya dikuasai BUMN ini akan mampu menampung tenaga kerja dari Jawa Timur.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas