Tribun Bisnis

IMF Kembali Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 3,2 Persen

Pada masa puncakya kasus pandemi Covid-19, Juli lalu, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 3,9 persen

Editor: Hendra Gunawan
IMF Kembali Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 3,2 Persen
istimewa
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi 

Adapun per 12 Oktober 2021, total vaksinasi Indonesia mencapai 157,93 juta dosis atau sekitar 28,87 persen terhadap populasi.

Baca juga: Sebelum Kudeta Militer, IMF Kirim Dana Darurat 350 Juta Dolar AS ke Myanmar

Rinciannya, dosis pertama mencapai 100,32 juta dosis (36,68 persen) dan dosis kedua 57,61 juta dosis (21,06 persen).

Seiring dengan membaiknya pandemi, Febrio mengungkapkan, momentum pemulihan ekonomi pun telah menguat khususnya sejak September 2021.

Hal ini tercermin dari berbagai indikator ekonomi, seperti mobilitas penduduk dan PMI Manufaktur yang kembali ke level ekspansif.

Febrio yakin, momentum pemulihan ekonomi akan terus berlanjut seiring perbaikan kondisi pandemi, akselerasi vaksinasi yang akan terus didorong, serta dukungan berbagai kebijakan yang supportif dan terukur.

"Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut termasuk perkembangan indikator ekonomi terkini, Pemerintah melihat outlook pertumbuhan Indonesia di 2021 di kisaran 3,7 – 4,5 persen," pungkas Febrio.

Sebagai informasi, berdasarkan WEO IMF edisi Oktober 2021, proyeksi ekonomi Indonesia tidak sedalam koreksi yang menimpa negara ASEAN-5 lainnya, yakni Thailand 1,0 persen (turun 1,1 poin) Malaysia 3,5 persen (turun 1,2 poin), Filipina 3,2 persen (turun 2,2 poin), dan Vietnam 3,8 persen (turun 2,7 poin).

Selain risiko global karena ketidakpastian pandemi Covid-19, penurunan proyeksi terjadi lantaran adanya disrupsi global supply yang berpotensi mendorong stagflasi global.

Stagflasi global adalah kondisi di mana terjadi tekanan inflasi tinggi namun dibarengi dengan melemahnya pertumbuhan ekonomi.

Untuk mengatasi permasalahan struktural tersebut, IMF memberikan rekomendasi penguatan kebijakan untuk kerjasama multilateral dalam upaya akselerasi dan pemerataan vaksinasi serta mitigasi terhadap perubahan iklim. (Fika Nurul Ulya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "IMF Pangkas Lagi Ekonomi RI, Kemenkeu: Pemerintah Waspadai Risiko Global"

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas