Tribun Bisnis

Wakil Ketua Komisi VI: BUMN Holding Pariwisata Diharapkan Pulihkan Sektor Pariwisata

Wakil Ketua Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih atau Demer berharap BUMN Holding Pariwisata ini mampu berperan memulihkan kondisi pariwisata

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Muhammad Zulfikar
Wakil Ketua Komisi VI: BUMN Holding Pariwisata Diharapkan Pulihkan Sektor Pariwisata
Kemenparekraf
Wakil Ketua Komisi VI: BUMN Holding Pariwisata Diharapkan Pulihkan Sektor Pariwisata 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih atau Demer berharap BUMN Holding Pariwisata ini mampu berperan memulihkan kondisi pariwisata yang terpuruk karena pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikannya saat rombongan Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali dalam rangka meninjau perkembangan BUMN Holding Pariwisata. 

“BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung kita harapkan mampu memberikan peran terhadap pemulihan sektor pariwisata, tentunya yang akan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional,” kata Demer dalam keterangannya, Sabtu (23/10/2021).

Turut hadir pula dalam rapat Arya Sinulingga Staf Khusus III Kementerian BUMN, Dony Oskaria Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) dan Faik Fahmi Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero).

Demer menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 merupakan momentum penguatan koordinasi lintas sektor, sehubungan dengan tantangan di bidang pariwisata yang berat, BUMN sebagai agent of development perlu berkontribusi dalam pemulihan sektor pariwisata.

“Dalam kunjungan kerja Komisi VI ini kami ingin memperoleh gambaran secara langsung mengenai perkembangan dan permasalahan yang dihadapi BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung,” tegas Demer.

Baca juga: Segera IPO di November 2021, Kakao Pay Diproyeksikan Bakal Peroleh Dana 1,3 Miliar Dolar AS

Holding BUMN Pariwisata & Pendukung resmi beroperasi dengan terbitnya PP Nomor 104 Tahun 2021 tanggal 06 Oktober 2021, terdiri dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) sebagai induk holding dan 5 anggota holding. 

Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata mengalami kontraksi yang luar biasa. 

Pertumbuhan ekonomi Bali selama kuartal I tahun 2021 tercatat terkontraksi minus 9,85 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year/YoY).  

Pada triwulan II 2021, BPS mencatat perekonomian Bali mengalami pertumbuhan positif 2,83 persen (YoY) meningkat dari -9,81 persen (YoY) pada triwulan sebelumnya. Pelonggaran kebijakan PPKM selama triwulan II 2021 memberikan ruang gerak bagi sektor pariwisata dan sektor terkait untuk mendorong perbaikan ekonomi.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas