Tribun Bisnis

Virus Corona

Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Jangan Lengah, Sub Varian Delta Masih Ada dan Lebih Menular

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting mengatakan, seluruh masyarakat diminta jangan lengah

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Muhammad Zulfikar
Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Jangan Lengah, Sub Varian Delta Masih Ada dan Lebih Menular
Tribunnews.com/ Srihandriatmo Malau
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Nasional, Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting. Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Jangan Lengah, Sub Varian Delta Masih Ada dan Lebih Menular 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus aktif Covid-19 di Indonesia menunjukkan angka penurunan, jika dibandingkan dengan beberapa waktu lalu saat varian delta menyerang.

Berdasarkan data Rabu (3/11/2021) kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 11.592 orang. Adapun data tersebut disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting mengatakan, seluruh masyarakat diminta jangan lengah dan tetap mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di wilayah masing-masing.

Terlebih, kini telah ditemukan sejumlah sub-varian baru dari virus Delta.

"Yang harus disampaikan ke masyarakat, bahwa variant of concern tentang delta dan sub-variannya masih ada, dan ini bertransmisi baik di negara tetangga, di eropa maupun di Rusia. Ini lebih menular," ucap Ginting dalam acara Diskusi Produktif, Rabu (3/11/2021).

Peringatan yang dilontarkan Ginting bukan tanpa alasan. Lantaran, saat ini masyarakat terlalu euforia dengan adanya penurunan kasus aktif Covid-19.

Untuk mencegah rantai penuluran virus tersebut, Satgas Covid-19 bersama Kementerian dan Lembaga terkait tengah menyusun sejumlah regulasi.

Baca juga: Satgas Covid-19 Cegah Terjadinya Lonjakan Mobilitas saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Salah satunya aturan wajib tes PCR atau antigen bagi para masyarakat yang hendak melakukan perjalanan.

Ginting kembali mengungkapkan, Pemerintah juga sedang menetapkan aturan untuk menahan lonjakan mobilitas masyarakat di periode libur Natal dan Tahun Baru.

Halaman
123
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas