Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Dikritik Erick Thohir, Terungkap Kenapa Toilet SPBU Pertamina Tidak Gratis, Ada yang Disewakan

Ternyata toilet di Pertamina itu disewakan. Penyewa membayar kepada pemilik SPBU tersebut dengan harga bervariasi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Dikritik Erick Thohir, Terungkap Kenapa Toilet SPBU Pertamina Tidak Gratis, Ada yang Disewakan
Tribunnews.com/Reza Deni
ilustrasi SPBU Pertamina 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Toilet merupakan fasilitas umum yang sering digunakan ketika berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Setelah menggunakan fasilitas itu, biasanya ada penjaga di depan yang meminta bayaran Rp 2.000.

Hal itu belakangan gencar diberitakan ada pungutan di toilet SPBU.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menganggap mestinya toilet gratis.

Baca juga: Tanggapi Aksi Erick Thohir di Toilet SPBU, Komjen Pol (Purn) Susno Duaji Sindir Dirut Pertamina

Hal ini diketahui dari unggahan akun Instagramnya @erickthohir di sebuah SPBU Pertamina Swasta pada Senin, (22/11) kemarin.

GridOto.com menyelusuri salah satu di wilayah Cileduk Tangerang di sana ada pungutan untuk para penguna toilet untuk membayar kepetugas yang jaga di depan pintu toilet,

Ternyata toilet di Pertamina itu disewakan.

Rekomendasi Untuk Anda

Penyewa membayar kepada pemilik SPBU tersebut dengan harga bervariasi.

Baca juga: Tommy Kurniawan Apresiasi Langkah Menteri BUMN Erick Thohir Terkait Fasilitas Toilet di SPBU

Kisarannya Rp 12 juta per tahun bahkan bisa lebih tergantung banyaknya kamar mandi dan lokasi SPBU.

"Kami bayar sewa kepada pemilik toilet SPBU ini, makanya kita pekerjakan karyawan untuk meminta uang kepada penguna toilet untuk membayar sewa dan menggaji karyawan yang jaga," ucap H. Agus (nama samaran), salah satu penyewa toilet di SPBU di wilayah Tangerang.

Salah seorang karyawan toilet SPBU mengatakan sehari pendapatan sekitar Rp 300 ribu.

"Tergantung kondisi, tapi rata-rata pendapatannya segitu," ucapnya saat diwawancarai GridOto.com, Selasa (23/11).

Karyawan toilet membayar ke pemilik toliet dengan sistem setoran.

"Kami wajib nyetor Rp 200 ribu perhari kepada penyewa," katanya, seperti dilansir dari Gridoto dalam artikel "Terungkap Kenapa Toilet SPBU Pertamina Tidak Gratis, Ternyata Bayar Sewa Rp 12 Juta Pertahun".

Jadi, kalau omzet Rp 300 ribu, setor Rp 200 ribu ke penyewa, sisanya Rp 100 ribu untuk karyawan.

Sumber: Gridoto
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas