Tribun Bisnis

BCA Life Ajak Generasi Milenial Mulai Sadar Berasuransi

Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) menggandeng PT Archor Technology Digital (Qoala) untuk mengoptimalisasi pemasaran melalui platform digital.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
BCA Life Ajak Generasi Milenial Mulai Sadar Berasuransi
ist
BCA Life 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) menggandeng PT Archor Technology Digital (Qoala) untuk mengoptimalisasi pemasaran melalui platform digital.

Presiden Direktur & CEO BCA Life Rio Winardi menuturkan produk yang diperkenalkan adalah produk asuransi jiwa berjangka, BCA Life Perlindungan Jiwa yang menyasar anak-anak muda di Indonesia.

Baca juga: IHSG Dibuka Anjlok 0,49 Persen ke 6.666,34, Investor Asing Lepas BBCA, BBRI dan BUKA

"Melalui kerja sama ini kami berharap BCA Life dapat menjadi pilihan yang tepat bagi generasi milenial untuk mendapatkan perlindungan jiwa bagi perencanaan keuangan mereka di masa depan," ucap Rio Winardi dalam keterangannya, Jumat (26/11/2021).

Produk BCA Life Perlindungan Jiwa yang akan dipasarkan di Qoala, memberikan manfaat uang pertanggungan hingga Rp 500 juta, dengan premi yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 40 ribu per bulan.

Ditambah lagi manfaat masa bayar 8 tahun untuk mendapatkan perlindungan jiwa 12 tahun, dan manfaat pengembalian premi sebesar 50 persen diakhir tahun ke-12 polis.

Menurut data riset yang dilakukan oleh situs HootSuite We Are Social bertajuk "Digital 2021: Global Overview Reports", Jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta dengan prosentase pengguna dibandingkan total populasi penduduk mencapai 73,7 persen.

Baca juga: Segera Ganti Kartu BCA Debit Non Chip ke Debit Chip Batas Akhir 30 November 2021, Ini Caranya

Besaran prosentase inilah yang menjadi sebuah opportunity bagi kanal digital.

Karena dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dirilis pada bulan Juli 2021 menunjukkan, penetrasi asuransi masih sangat rendah yaitu sekitar 3,11 persen.

Namun yang menarik, di laporan yang sama, tercatat 48,9 persen dari total populasi penduduk Indonesia sudah memiliki akun di lembaga keuangan.

Ini merupakan peluang untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia khususnya melalui jalur digital.

Co-founder sekaligus Chief Operating Officer (COO) Qoala Tommy Martin menjelaskan bahwa, aplikasi Qoala sangat mudah digunakan dan dapat diakses dengan cepat melalui smartphone.

Pengguna pun tidak perlu ragu perihal keamanan data, karena Qoala saat ini tercatat dalam Sandbox Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di klaster Insurtech.

“Di era digital seperti ini kemudahan dan kenyamanan dalam membeli asuransi menjadi satu hal yang penting bagi pangsa pasar milenial," pungkasnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas