Tribun Bisnis

Gandeng JD.id, Pospay Semarakkan Pasar e-Commerce

strategi O2O (Online To Offline) yang dijalankan oleh JD.ID juga merupakan hal yang membedakan dengan platform lainnya.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
Gandeng JD.id, Pospay Semarakkan Pasar e-Commerce
dok JD.id
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) menandatangani nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Jingdong Indonesia Pertama (JD.ID) agar dapat bersaing untuk memberikan solusi dalam layanan kurir, logistik dan sistem pembayarannya.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, kerjasama ini bertujuan untuk turut serta melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, pada khususnya di bidang pelayanan jasa pos dan giro bagi masyarakat.

Baca juga: Diduga Melanggar UU Anti Monopoli, China Denda Alibaba, Baidu, hingga JD.com

Ia menyebutkan bahwa hal ini selaras dengan 7 transformasi bisnis yang sedang dilakukan oleh Pos Indonesia.

“Kerja sama Pos Indonesia dan JD.ID sejalan dengan transformasi bisnis dan produk yang ada di Perusahaan. PT Pos secara kontinyu terus melakukan perubahan, pengembangan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi termasuk dalam rangka menggaet pasar e-commerce di Indonesia,” ujar Faizal.

Sebagai informasi, JD.ID merupakan perusahaan yang bergerak di bidang portal web sebagai penyelenggara sistem perdagangan melalui sistem elektronik dengan nama dagang ‘JD.ID’

Baca juga: PLN Bidik 23 Persen Kontribusi Pembangkit Listrik Berbasis Energi Terbarukan

Faizal menyebutkan bahwa kolaborasi tersebut lebih dari sekedar E-Commerce Platform (marketplace). Apa pun alasan dipilihnya JD.ID sebagai mitra ia pun mengungkapkan, “JD.ID memiliki kekuatan di bidang bisnis Retail (B2C), yang menyediakan layanan B2B solutions mulai dari pengadaan inventory, jasa warehouse, fulfillment dan layanan logistic untuk pelanggan-pelanggan korporasi. Dalam hal ini JD.ID juga menjadi e-commerce enabler”.

Ia menambahkan bahwa strategi O2O (Online To Offline) yang dijalankan oleh JD.ID juga merupakan hal yang membedakan dengan platform lainnya.

Melalui pengembangan keberadaan toko offline sampai kepada fitur Nearby Shops memungkinkan JD.ID memberikan kemudahan dan fleksibilitas layanan bagi pelanggan baik melalui Online maupun Offline. Hal ini selaras dengan keberadaan Pospay sebagai layanan transaksi keuangan digital Giro Pos.

“Pospay adalah solusi terciptanya cashless community. Strategi O2O (online to offline, offline to online) yang digunakan Pospay meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi digital.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas