Harga Daging Sapi Tinggi, Pengamat Sebut Rantai Distribusi dan Logistik Nasional Perlu Dibenahi
Pemerintah dinilai perlu memfokuskan pembenahan rantai distribusi dan logistik komoditas daging sapi nasional.
Penulis:
Bambang Ismoyo
Editor:
Sanusi
Tribunnews/Jeprima
Suasana los daging sapi masih terlihat lengang akibat banyak pedagang yang mogok berjualan di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (2/3/2022). Pedagang daging sapi serentak melakukan aksi mogok berjualan hingga Jumat (4/3) sebagai bentuk protes terhadap pemerintah atas kenaikan harga daging sapi yang tembus hingga Rp 140.000 per kilogram. Tribunnews/Jeprima
Nisrina meminta pemerintah memastikan ketersediaan daging sapi untuk konsumsi domestik cukup untuk sepanjang tahun 2022.
Produksi domestik bisa ditingkatkan dengan mengembangkan sistem produksi daging sapi agar dapat mencapai produktivitas yang optimal guna mengantisipasi lonjakan harga di pasar internasional.
Salah satunya dengan memodernisasi sektor peternakan Indonesia dan meningkatkan kapasitas peternak lokal.
Indonesia juga dapat membuka diri terhadap investasi untuk memajukan sektor peternakan.
“Kedepannya, Indonesia dapat memperkuat kerja sama perdagangan dengan negara produsen utama daging sapi selain Australia untuk mendiversifikasi sumber pangan dan memperkuat resiliensi sistem pangan Indonesia,” pungkasnya.
Berita Populer
Baca tanpa iklan