Tribun Bisnis

Bidik Dana Segar Rp 4,5 Triliun, ASDP Tunda IPO

Sejumlah persoalan membuat Kementerian BUMN bakal menggeser waktu BUMN penyeberangan tersebut melakukan Initial Public Offering (IPO).

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Bidik Dana Segar Rp 4,5 Triliun, ASDP Tunda IPO
dok ASDP Indonesia Ferry
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menargetkan dana Rp 3 triliun dari pasar modal melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Rencana PT ASDP Indonesia Ferry untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) mundur dari target semula.

Sejumlah pertimbangan membuat Kementerian BUMN bakal menggeser waktu BUMN penyeberangan tersebut melakukan Initial Public Offering (IPO).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengungkapkan, IPO sedianya direncanakan pada kuartal III tahun ini. Kendati demikian, rencana ini berpotensi mengalami penyesuaian.

Baca juga: Dua Pekan Melantai di Bursa, Saham GOTO Menjauh dari Harga IPO, tapi Masih Masuk Top 5 Big Caps

"Terkait rencana IPO ASDP yang ditargetkan pada kuartal III tahun ini bahwa sesuai arahan Kementerian BUMN selaku pemegang saham akan mundur dari jadwal," ungkap Shelvy kepada Kontan, Kamis (26/5/2022).

Shelvy mengungkapkan, pemunduran jadwal ini memperhatikan kondisi pasar, serta strategi dan pengambilan waktu yang tepat, mengingat terdapat beberapa entitas BUMN yang akan juga masuk ke pasar modal tahun 2022 ini.

Adapun, sebagai langkah lanjutan, ASDP kini tengah melakukan kajian untuk melakukan bridging dengan opsi Obligasi.

"Kami harapkan rencana ini berjalan lancar, sehingga nantinya dapat mendukung rencana IPO perusahaan yang membidik perolehan dana sekitar Rp 3 triliun hingga Rp 4,5 triliun yang akan digunakan untuk melaksanakan strategi ASDP dalam rangka menjadi perusahaan kelas dunia," terang Shelvy.

Baca juga: Melantai di BEI, Apakah Saham GoTo Bakal seperti Bukalapak? Ini Kata Analis

Adapun, dana tersebut akan digunakan untuk menambah fasilitas kapal dan pelabuhan serta dukungan fasilitas lainnya serta mendukung pencapaian target kinerja 5 tahun ke depan.

"Harapannya, IPO akan memberikan kemampuan keuangan berkesinambungan secara mandiri dan efisien, sehingga menjadikan ASDP memimpin di bidang usahanya," pungkas Shelvy. (Muhammad Julian/Handoyo)

Sumber: Kontan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas