Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pakar ITB: Arus Kas GOTO Sangat Kuat, Mampu Buyback Pakai Duit Sendiri

Menurut Dr Dina Dellyana, Assistant Professor Entrepreneurship and Technology Management Interest Group, SBM ITB, cara pandang itu adalah keliru.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pakar ITB: Arus Kas GOTO Sangat Kuat, Mampu Buyback Pakai Duit Sendiri
gotocompany.com
GOTO disebut akan tetap mampu melakukan buyback menggunakan uang sendiri (self financing), tanpa menggunakan dana investasi dari Telkomsel. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panja Komisi VI DPR RI mengenai investasi BUMN di perusahaan digital kembali bergulir.

Kali ini, Panja mengundang Dr Dina Dellyana, Assistant Professor Entrepreneurship and Technology Management Interest Group, SBM ITB dan Edwin Sebayang, Kepala Riset MNC Securities.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah anggota Panja mencecar dua narasumber terkait duit investasi Telkomsel yang digunakan GOTO untuk buyback (pembelian kembali) saham milik investor lama.

Anggota Panja beralasan kinerja GOTO masih merugi sehingga tidak mungkin mampu buyback.

Baca juga: DPR Bilang Investasi Telkomsel di GOTO Menguntungkan, Makanya Perlu Didukung

“Dari pemaparan pakar sebelumnya, kami mendapatkan penjelasan bahwa duit Telkomsel digunakan untuk buyback.

Tanpa investasi Telkomsel, maka tidak akan ada merger dan buyback. Bagaimana tanggapan anda?” kata Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Khilmi dalam rapat lanjutan Panja Investasi BUMN di Ruang Rapat Komisi VI, Senayan, Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Menurut Dr Dina Dellyana, Assistant Professor Entrepreneurship and Technology Management Interest Group, SBM ITB, cara pandang seperti itu adalah keliru.

Rekomendasi Untuk Anda

GOTO akan tetap mampu melakukan buyback menggunakan uang sendiri (self financing), tanpa menggunakan dana investasi dari Telkomsel.

“Cara mengujinya sangat gampang. Bapak/Ibu bisa melihat data laporan keuangan GOTO maupun prospektus saat mereka IPO. Di situ terlihat jelas kemampuan keuangan mereka,” katanya menjawab pertanyaan Panja.

Baca juga: Soal Investasi Telkomsel ke GoTo, Ini Kata Dirut Telkom Kepada DPR

Telkomsel investasi Rp2,1 triliun pada November 2020. Posisi kas GOTO pada akhir 2020 adalah senilai Rp15,3 triliun.

“Dengan masuknya investasi pertama Telkomsel sebesar Rp 2,1 T di November 2020 tersebut, investasi Telkomsel tersebut cuma “menyumbang” 13,7 persen terhadap total kas GOTO. Kasarnya, arus kas GOTO sangat kuat bahkan tanpa ada investasi dari Telkomsel,” kata Dina.

Berdasarkan catatan media terkait proses investasi Telkomsel ke GOTO, ada beberapa fakta penting yang patut digarisbawahi.

Informasi ini bersumber dari penjelasan direksi GOTO sebelumnya dan mengutip data data dari laporan keuangan serta prospektus.

Salah satunya adalah bagaimana kondisi keuangan GOTO saat melakukan buyback? Sesuai data publik, Telkomsel exercise opsi beli saham di Mei 2021 sebesar USD300 juta.

Baca juga: Kata Pengamat Soal Pembentukan Panja Investasi GoTo: Dipolitisasi secara Berlebihan

Sehingga total investasi Telkomsel di GOTO menjadi Rp 6,4 triliun.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas