Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Stok CPO Melimpah, Perusahaan Perpanjang Masa Panen Sawit Jadi Dua Pekan

Penyimpanan CPO terlalu lama di tangki juga tidak baik karena semakin lama disimpan maka kualitasnya memburuk atau asam lemaknya menjadi tinggi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Stok CPO Melimpah, Perusahaan Perpanjang Masa Panen Sawit Jadi Dua Pekan
KONTAN
Ilustrasi kelapa sawit. Banyak perusahaan kepala sawit perpanjang masa panen tandan buah segar (TBS) sawit menjadi dua pekan, seiring melimpahnya stok di dalam negeri. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyebut saat ini banyak perusahaan kepala sawit perpanjang masa panen tandan buah segar (TBS) sawit menjadi dua pekan, seiring melimpahnya stok di dalam negeri.

"Kalau tidak ada relaksasi ekspor maka stok akan penuh dan kegiatan berhenti. Perusahaan inti sudah mulai memperpanjang rotasi panen, biasanya panen seminggu sekali sekarang dua minggu atau 10 hari sekali," kata Ketua Umum Gapki Joko Supriyono saat dihubungi, Jumat (15/7/2022).

Baca juga: Harga CPO Anjlok Tapi Minyak Goreng Masih Mahal, Ekonom: Pengusaha Cari Untung di Dalam Negeri

Menurutnya, dampak terbesar dari penuhnya stok CPO di dalam negeri yaitu para petani tidak bisa menjual TBS ke perusahaan karena tangki penyimpanan sudah penuh, dan akhirnya tidak melakukan panen kembali.

"Kalau tidak panen berarti para petani itu tidak ada pemasukan," ucap Joko.

Selain itu, penyimpanan CPO terlalu lama di tangki juga tidak baik karena semakin lama disimpan maka kualitasnya memburuk atau asam lemaknya menjadi tinggi.

"Kalau sudah begitu makin tidak laku dijual, kalau dijual juga pasti ditawar murah," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh sebab itu, Joko berharap pemerintah segera memberikan relaksasi ekspor CPO guna menormalkan kembali stok di dalam negeri yang akhirnya dapat menyerap lagi TBS dari petani.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas