Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

IPB Gandeng Bocktogo Percepat Tersedianya Aplikasi Berbasis Blockchain yang Akuntabel

IPB University menggandeng Blocktogo untuk membangun pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan Penerapan Inovasi blockchain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Sanusi
zoom-in IPB Gandeng Bocktogo Percepat Tersedianya Aplikasi Berbasis Blockchain yang Akuntabel
HO
IPB University menggandeng PT Indonesia Blockchain Persada (Blocktogo) untuk membangun pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan Penerapan Inovasi blockchain. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAIPB University menggandeng PT Indonesia Blockchain Persada (Blocktogo) untuk membangun pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan Penerapan Inovasi blockchain.

Nota kesepahaman kerjasama yang ditandatangani yang oleh Rektor IPB University, Prof Arif Satria bersama Muhammad Yafi, Direktur Utama Blocktogo belum lama ini.

Prof Arif Satria mengungkapkan, sinergi ini akan berpotensi untuk percepatan tersedianya aplikasi berbasis blockchain yang akuntabel sesuai dengan kompetensi yang dimiliki IPB University.

Menurutnya, kerjasama ini sangat strategis apalagi di saat persoalan pertanian di Indonesia ini membutuhkan percepatan transformasi 4.0.

Baca juga: RI Tuan Rumah Coinfest Asia, Bakal Membahas Masa Depan Aset Kripto dan Teknologi Blockchain

“Saya menyambut baik kerjasama antara IPB University dengan PT Indonesia Blockchain Persada atau Blocktogo, sebuah lembaga yang menurut saya merupakan lembaga masa depan. Lembaga yang memang terkait dengan teknologi-teknologi di dunia,” ungkap Prof Arif.

Lebih lanjut Rektor berharap melalui Kerjasama dengan Blocktogo ini, IPB University bisa membangun Smart Agrologistic System.

Baca juga: Digitalisasi Berbasis Blockchain Bisa Dimanfaatkan untuk Mereformasi Pendidikan Tinggi

Rekomendasi Untuk Anda

“Menggunakan pendekatan blockchain akan lebih efisien, trusted, transparant dan traceable. Dari aspek implementasi ini sangat penting sekali untuk percepatan transformasi 4.0,” lanjutnya.

Sementara itu, Muhammad Yafi berharap kerjasama ini bisa cepat kita laksanakan, utamnya di sektor agro bisnis, pertanahan, dan perikanan termasuk sisi ekspor dan impor atau trade finance.

Ia menambahkan melalui kolaborasi ini juga bisa diwujudkan pengembangan sumberdaya manusia untuk spesialis blockchain yang saat ini masih terhitung langka ketersediaannya.

Lebih lanjut Wakil Rektor Bidang Internasionalisasi, Kerjasama dan Hubungan Alumni IPB University, Prof Dodik Ridho Nurrochmat menambahkan bahwa kelanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) ini akan diterjemahkan ke minimal tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Kita upayakan PKS akan dilaksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” tegas Prof Dodik.

Dalam kesempatan yang sama pakar blockchain IPB University yang juga Guru Besar di Fakultas Teknologi Pertanian, Prof Yandra Arkeman, mengatakan bahwa untuk membangun sistem logistik pertanian yang transparan, terpercaya, dan terlacak yang sementara ini hanya bisa dicapai melalui adopsi teknologi blockchain.

"Penerapan blockchain menjadi peran sentral dalam upaya menciptakan ketahanan pangan yang saat ini tengah menjadi isu nasional dan global," jelas Prof Yandra.

"Sebuah lembaga riset dengan nama BRAIN (Blockchain, Robotioc, Artificial Intelligence, dan Network) juga telah diinisiasi oleh beberapa Profesor IPB dalam rangka percepatan Industri 4.0," tambah Yandra.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas